Personel gabungan BPBD, TNI, Polri dan relawan mengatasi kebakaran lahan dan hutan (Kahutla) yang mendekati permukiman di Komplek Pesona Bhayangkara Trikora Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
 
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru Zaini di Kota Banjarbaru, Senin malam, mengatakan personel dan peralatan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) bergerak ke lokasi kebakaran.

Baca juga: 7.735 titik api karhutla terdeteksi di Kalimantan Selatan
 
"Informasi kebakaran lahan masuk sekitar pukul 19.18 WITA sehingga langsung ditindaklanjuti personel bersama armada yang tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WITA," ujar Zaini.
 
Zaini mengatakan armada yang diturunkan satu unit pick up, satu unit rescue dan satu unit watersupply 5.000 liter guna memadamkan kobaran api yang mendekati rumah warga tersebut.
 
Disebutkan Zaini, personel BPK terjun ke lokasi kebakaran yang terletak tidak jauh dari sarana rekreasi keluarga yang dikenal dengan nama wahana aquatik di kawasan Komplek Pesona Bhayangkara, Guntung Manggis.
 
Menurut Zaini, personel pemadam cukup kesulitan mengatasi kobaran api karena minim sumber air di sekitar lokasi sehingga mencari air ke tempat yang relatif jauh dari lokasi kebakaran.

Baca juga: Kapolres Banjarbaru koordinasi bantuan kesehatan bagi warga terdampak karhutla
 
"Sumber air cukup jauh sehingga armada diarahkan mengambil air ke lokasi lain termasuk menunggu suplai air dari mobil tangki yang kami kirim ke lokasi sehingga bisa menjinakkan api," ungkapnya.
 
Dikatakan Zaini, setelah berjibaku untuk memadamkan kobaran api, pegawai BPBD, UPT Damkar Banjarbaru dan Kabupaten Banjar didukung TNI/Polri dan relawan, memadamkan api sekitar pukul 20.00 WITA.
 
"Alhamdulillah, berkat kesigapan seluruh personel termasuk relawan yang terjun ke lokasi kebakaran, kobaran api berhasil dijinakkan dan tidak sampai membakar rumah yang berada di kompleks itu," ungkap Zaini.

Baca juga: BPBD sebut Karhutla capai 1.437 hektare di Kalimantan Selatan

Pewarta: Yose Rizal

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023