Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) mendeteksi 7.735 titik api yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdasarkan pantauan aplikasi “Sipongi” dan patroli udara.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanganan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kalsel hingga Sabtu pukul 23.55 Wita, menyebutkan jumlah titik api tersebut mengalami peningkatan drastis dibanding pekan lalu yang mencapai 4.543 titik.

Baca juga: Karhutla hampir lalap pemukiman warga di Tapin

“Titik api terbanyak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sekitar 1.380 titik, luas karhutla ditangani di sana sudah mencapai 77 hektare,” kata Kepala BPBD Kalsel Raden Suria Fadliansyah saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu.

Dari hasil pantauan aplikasi dan patroli udara, Suria menyebutkan secara berurutan terdapat tiga kabupaten lain yang terdeteksi titik api terbanyak, yakni Tanah Laut sebanyak 1.363 titik, Banjar (1.292 titik), dan Balangan (1.150 titik).

“Wilayah Kota Banjarmasin tidak mengkhawatirkan karena paling minim sumber panas yakni hanya enam titik,” ucapnya.

Dia mengungkapkan ada tiga wilayah mendominasi luas penanganan karhutla, yaitu Kota Banjarbaru terjadi karhutla hampir setiap hari dengan catatan penanganan mencapai 708 hektare, padahal titik api di kota tersebut tidak terlalu rentan.
Helikopter milik BNPB saat memadamkan kebakaran lahan di Jalan Mohammad Hatta atau Lingkar Selatan, Sabtu (19/8/2023). ANTARA/HO-BPBD Kotim
Baca juga: Sentral Cabai Rawit Hiyung di Tapin nyaris dilalap api

Kemudian wilayah Kabupaten Tanah Laut mencapai 424 hektare, sedangkan wilayah ketiga di Kabupaten Banjar dengan luas penanganan sekitar 287 hektare.

Secara keseluruhan di 13 kabupaten dan kota, Satgas Karhutla menangani 1.762 hektare luas terdampak dengan rincian sebanyak 650 kali peristiwa di antaranya 29 kali kebakaran hutan dan 621 kali kebakaran lahan.

Data tersebut merupakan seluruh peristiwa karhutla yang ditangani oleh satgas gabungan berdasarkan catatan BPBD Kalsel.

Pantauan ANTARA pada beberapa lokasi karhutla, petugas satgas darat mengaku beberapa lokasi sulit ditempuh akibat tidak terjangkau sehingga masih banyak luas karhutla yang tidak tercatat bagian Pusdalops-PB BPBD Kalsel.

Baca juga: BPBD sebut Karhutla capai 1.437 hektare di Kalimantan Selatan

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023