Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah  (Pemkab HST) kembali melakukan aksi bersih-bersih sungai dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2023 dengan mengangkut satu ton lebih sampah di aliran hilir Sungai Barabai, Desa Masiraan, Kecamatan Pendawan.

Kepala Bidang pengelolaan sampah limbah B3 dan peningkatan kapasitas Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) HST Fadli di Barabai, Jumat, mengatakan sampah diperkirakan mencapai satu ton lebih di aliran sungai ini didominasi sampah plastik dan batang pohon yang mengakibatkan penyumbatan saluran air.

"Kami angkut sampah ini, bekerjasama dengan PLN UP3 Barabai, masyarakat setempat dan organisasi yang peduli lingkungan yang berjumlah sekitar 60 orang untuk mencegah banjir di wilayah Kabupaten HST,"kata Fadli.

Ia mengatakan lokasi yang kami pilih ini memang lokasi hilirnya aliran sungai Barabai setiap tahun sampah maupun pohon dan ranting menumpuk disini.

"Dampak dari tumpukan sampah di sungai dapat mengakibatkan pendangkalan akibat erosi sungai dan pencemaran lingkungan apabila dibiarkan,"ucapnya.

Fadli meminta segenap masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan termasuk menjaga keasrian sungai dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai.

"Saya tak henti-hentinya untuk menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, gunakanlah TPS yang terdekat maupun ke pengelolaan sampah desa setempat,"ungkapnya.

Manajer PLN UP3 Barabai Ramdani Agustiansyah menambahkan aksi bersih sungai ini melibatkan seluruh pegawai PLN UP3 Barabai, yang merupakan turunan program PLN Pusat yaitu Program Relawan Pegawai (Employee volunteer) bekerjasama dengan DLHP Kabupaten HST.

"Aksi ini selain untuk lingkungan hidup juga untuk membangun dan meningkatkan jiwa kepedulian komunitas pegawai PLN, agar terlibat secara aktif dalam memberikan manfaat positif di lingkungan sekitar,"ujar Ramdani.

Pewarta: Bayu Pratama S

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023