Ribuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan telah didaftarkan pada program asuransi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JAMSOSTEK).
 
"Dari 5.000 lebih petugas Damkar yang terdaftar resmi di Pemkot Banjarmasin, sebanyak 3.200 diusulkan mendapatkan asuransi JAMSOSTEK," ujar Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina di Banjarmasin, Rabu.
 
Menurut dia, Pemkot Banjarmasin menjamin iuran JAMSOSTEK ribuan petugas Damkar yang kebanyakan dari Badan Pemadam Kebakaran (BPK) swadaya masyarakat tersebut karena sudah terdaftar secara resmi melalui e-Damkar.
 
"Kebijakan ini sesuai revisi Perda tentang pencegahan dan penanganan bahaya kebakaran Kota Banjarmasin," terangnya.
 
Aturan Damkar di Kota Banjarmasin penting dibuat karena tingginya antusias masyarakat untuk menjadi petugas pemadam kebakaran yang diperkirakan mencapai puluhan ribu yang tergabung di sebanyak 600 BPK.
 
"Mereka yang telah terdaftar kemudian akan diedukasi, dibina dan ditingkatkan kemampuannya baik dari pelatihan-pelatihan, bimtek termasuk juga lomba ketangkasan," ucapnya. 
 
Dari salah satu kebijakannya terhadap Damkar itu, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina pun masuk nominasi peraih penghargaan Paritrana Award dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).
 
"Hari ini kami mengikuti penilaian paritrana award untuk jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Banjarmasin," ucapnya.
 
Menurut H Ibnu Sina, pemerintah wajib untuk melakukan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, kecelakaan dalam bekerja, kematian kemudian juga terkait dengan lainnya.
 
"Sehingga Kota Banjarmasin ini merasa bahwa bermitra dengan BPJAMSOSTEK itu menjadi sebuah keharusan, karena kita bisa mendapatkan manfaat yang luar biasa untuk perlindungan pekerja rentan," jelasnya.
 
"Nah termasuk juga untuk RT/RW, petugas kebersihan, dan kelurahan kemudian juga marbot, pekerja sosial lainnya, bisa kita lindungi untuk misalnya terjadi sesuatu kepada mereka dalam beraktivitas," katanya.
 
Dia berharap, mudah-mudahan warga Kota Banjarmasin bisa terlindungi semua, terutama juga yang miskin ektrim.
 
"Tadi masih ada sebanyak 30.000 lebih PR-nya dan mohon dukungan juga dari DPRD Banjarmasin karena inikan lokasi anggaran di APBD," katanya.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina ikuti penilaian Paritrana Award Provinsi Kalimantan Selatan. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Banjarmasin.)
 

Pewarta: Sukarli

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023