Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Para pelajar di tingkat SMA di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilajari berani menjinakkan api dalam program sosialisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kebakaran (BPBDK) kota setempat.


Kasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran BPBDK Kota Banjarmasin Zuliansyah, di Balaikota, Selasa, mengungkapkan, sejauh ini sudah delapan sekolah mereka datangi untuk mendapatkan program sosialisasi dan peringatan dini kebakaran.

"Rencananya tahun ini kita akan melaksanakan program sosialisasi di 24 SMA," ujarnya.

Menurut dia, program ini dilaksanakan agar para pelajar yang sudah beranjak dewasa ini bisa berani menghadapi ancaman kebakaran yang akan terjadi disekitarnya.

Selain memberikan pelajaran, ucap Zuliansyah, mereka juga diberi pelatihan bagaimana melakukan tindakan cepat apabila terjadi musibah kebakaran sebagai penanggulangan awal, misalnya menggunakan karung basah.

"Kita praktekkan bagaimana menggunakan karung basah dalam memadamkan api, tapi baru menggulangi api yang masih kecil dalam sekian detik, sebelum terjadi pembesaran," tuturnya.

Ini harus mereka kuasai, ujar dia, agr mereka jangan panik, tapi bisa bertindak cepat, sehingga api tidak sampai membesar.

"Makanya kita beri kesempatan agar para pelajar ikut mencobanya, dan ternyata sebagian besar mereka sudah cukup cekatan," ungkapnya.

Sebagai generasi muda daerah ini, kata Zuliansyah, mereka harus bisa menguasai penanggulangan bencana kebakaran ini, yang nantinya bisa disosialisasikan lagi secara luas kemasyarakat.

"Kita harap ilmu yang mereka dapat ini nantinya bisa ditularkan lagi kelainnya," paparnya.

Menurut dia, baru tahun ini sosialisasi dilakukan ketingkat sekolah, sebab tahun-tahun yang sudah lalu dilakukan dikelurahan dengan peserta para ketua RT.

"Ini program yang sangat penting kita lakukan, sebab daerah kita sangat rawan terjadi musibah kebakaran, hingga menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang besar," pungkasnya.

Pewarta: Sukarli

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016