Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 18 orang jamaah haji asal Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dinyatakan telah wafat di tanah suci Makkah sementara musim haji 2015 ini.

Kabid Pengelolaan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Kalsel Syukeriansyah, di Banjarmasin, Kamis, mengatakan 18 jamaah haji yang wafat tersebut delapan orang diantaranya jamaah haji asal Kalsel, dan sepuluh orang jamaah haji dari Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Hitungan jamaah haji Kalsel yang wafat ini termasuk Hj Fatimah Abdul Hamid (56) dari Banjarmasin yang sempat dinyatakan hilang ternyata setelah dicari sekitar 23 hari baru ditemukan jasadnya di ruang pemulasaraan jenazah di Muaisim," ujarnya.

Selain itu, kata dia, jamaah haji asal Kabupaten Tabalong Kloter BDJ-09 bernama Arifin Bin Mukeri Aman berusia 63 tahun yang dikabarkan telah wafat di ruang ICU RSAS Al Dahr Madinah Selasa (20/10) siang karena terserang stroke.

"Kita berharap, ini kabar duka yang terakhir datang dari tanah suci tentang jamaah haji asal daerah kita, semoga mereka dikuatkan Allah SWT hingga pulang keseluruhannya dengan selamat," tuturnya.

Saat ini, kata Syukeriansyah, semua jamaah haji asal Embarkasi Banjarmasin sudah berada di Madinah untuk menjalankan ibadah sholat arbain atau sholat wajib berjamaah sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi, yakni, sebanyak empat kloter tersisa yang belum pulang ke tanah air hingga 25 Oktober nanti.

"Jadi sudah sebanyak delapan kloter yang pulang ketanah air kini dengan selamat, atau sekitar 2.800 jamaah haji Embarkasi Banjarmasin," ungkapnya.

Menurut dia, pelaksanaan haji tahun ini terbilang cukup berat dilalui, selain karena cuaca panas yang kurang bersahabat, adanya badai pasir dan hujan, terjadi pula tragedi memilukan seperti tragedi Mina dan jatuhnya alat berat crane di Masjidil Haram, hingga menyebabkan ribuan jamaah meninggal dunia.

"Jadi memang cobaan menunaikan ibadah melaksanakan rukun islam yang ke-5 tahun ini terbilang cukup berat dengan adanya kejadian-kejadian itu, untungnya jamaah haji kita tetap semangat," bebernya.

Sejauh ini, kata Syukerinsyah, tidak ada keluhan yang berat disampaikan para jamaah haji yang sudah datang ketanah air saat mereka melaksanakan ibadah haji di tanah suci, terlihat hanya kegirangan bisa kembali berkumpul dengan keluarga saat sudah tiba ini.

"Kita semua mendoakan, agar semuanya menjadi haji yang mabrur, dan yang meninggal dunia, keluarganya dapat tabah menghadapinya, sebab kita juga ikut berduka cita," paparnya.

Pewarta: Sukarli

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015