Tanjung, (AntaranewsKalsel) - Lima Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, akan mendapatkan bantuan peralatan pembuatan karet olahan shit angin.


Bantuan alat sit angin ini menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tabalong Birhasani di Tanjung, Minggu merupakan bagian dari program peningkatan mutu karet lokal.

"Pemerintah Daerah ingin karet olahan lokal bisa meningkat mutunya dengan mengubah pola produksi dari um mangkok menjadi shit angin," jelas Birhasani.

Di Tabalong sendiri pola sit angin masih baru karena petani karet lokal banyak memproduksi karet olahan lum mangkok yang harganya cukup murah yakni Rp6.000 per kilogeramnya.

Sedangkan dengan sit angin nilai ekonomisnya lebih tinggi mencapai Rp25.000 per kilogram katena itu upaya Pemkab Tabalong melaksanakan Gerakan Masyarakat Meningkatkan Muty Karet bisa menambah pendapatan petani karet.

"Pencanangan Gerakan Masyarakat Meningkatkan Mutu Karet atau Gemas Mekar dilaksanakan pada 21 Oktober sekaligus mensimulasikan cara pengolahan sit angin," jelas Birhasani.

Tabalong sendiri sudah membentuk Regu Peduli Bidang Sadap Karet (RPBSK) di tujuh kecamatan yakni Haruai, Jaro, Tanta, Murung Pudak, Upau dan Muara Uya.

Termasuk Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olahan Karet yang telah mengikuti bimbingan teknis terkait cara pengolahan karet berkualitas.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015