Bos "BARACOAL" atau PT Bara Alam Utama, Hasim Sutiono, menyumbangkan hartanya sebesar Rp5 miliar untuk penanganan COVID-19 di negeri ini.

Pengusaha kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini menyalurkan bantuan itu lewat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia (Tzu Chi) pada 5 Oktober 2021.

Dengan bantuan yayasan nirlaba yang telah lama berkiprah dalam kegiatan sosial-kemanusiaan di Indonesia ini, dia berharap bisa ikut berkontribusi membantu negara ini melawan pandemi yang sudah berkepanjangan ini.

BARACOAL yang beroperasi di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan berkontribusi untuk kesekian kalinya bagi upaya penanganan COVID-19 di negeri ini.

"Sumbangan yang diberikan oleh BARACOAL ini merupakan amanat langsung dari Bapak Hasim Sutiono, pemilik PT. Bara Alam Utama (PT.BAU), yang disampaikan kepada Direksi perusahaan," ujar Soelaeman Widjaja, Direktur Keuangan PT.BAU di sela-sela acara penyerahan sumbangan secara simbolik di kantor Tzu Chi pada hari Selasa tanggal 5 Oktober 2021.

"Ini merupakan wujud kepedulian sosial dari Pak Hasim dan keluarganya, pengusaha nasional kelahiran Banjarmasin," tambah Soelaeman. 

BARACOAL memilih Tzu Chi sebagai institusi yang menerima sumbangan dan kemudian menyalurkannya, karena reputasi Tzu Chi yang telah dikenal baik sebagai yayasan nirlaba terpercaya, berpengalaman serta memiliki jaringan luas.

Sehingga bantuan penanganan COVID-19 ini dapat disalurkan dengan cepat, tepat sasaran dan dapat menjangkau pelosok-pelosok wilayah di Indonesia.

Kali ini kontribusi BARACOAL diwujudkan dalam bentuk pemberian donasi uang tersebut dalam kerangka program “Pengusaha Peduli NKRI” yang digagas oleh pengusaha-pengusaha di bawah naungan Kamar Dagang Indonesia (Kadin).

"Kita bangga ada pengusaha kelahiran Banjarmasin  bisa menyumbangkan untuk kegiatan sosial," kata Anggota dewan pertimbangan Kadin Kalsel Tidarta Trikadibusana SH.

Kerjasama Tzu Chi dengan Kadin melalui program “Pengusaha Peduli NKRI” digagas sejak Maret 2020 lalu. Program ini didukung berbagai institusi, termasuk Sekretariat Presiden, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, TNI dan POLRI serta Instansi lainnya.

Program ini telah berhasil menghimpun dana sumbangan dari pengusaha-pengusaha Indonesia, yang mana dari dana tersebut telah dapat direalisasikan, ini masih berlanjut.

Realisasinya dalam bentuk Penyaluran Beras PPKM bagi keluarga yang membutuhkan, penyaluran ribuan unit oksigen konsentrator ke rumah sakit, puskesmas dan klinik institusi terkait.

Selanjutnya penyaluran peralatan kesehatan, seperti ventilator, masker, alat uji cepat (rapid test), Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan dan peralatan medis lainnya.

Sebagaimana diketahui, pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk di Indonesia, telah menimbulkan dampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik kesehatan, kejiwaan, sosial dan ekonomi.

Pemerintah Indonesia telah dan terus menerus melakukan segala upaya untuk mengendalikan pandemi COVID-19 ini, termasuk dampak-dampak yang ditimbulkannya. 

Namun demikian, upaya pemerintah ini tentulah tidak cukup, jika tidak didukung oleh seluruh komponen bangsa, termasuk dukungan dari kalangan dunia usaha.

Moga kontribusi BARACOAL ini diikuti perusahaan lainnya di negeri ini, hingga rasa gotong royong menangani pandemi COVID-19 makin kuat.

Pewarta: Sukarli

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021