Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banjarmasin Kombes Pol Wahyono di Banjarmasin mengatakan mahasiswi kebidanan itu murni tewas karena bunuh diri dengan cara menggantung diri dengan seuntai tali.


"Di leher korban kami temukan ada ikatan tali dan untuk sementara ia tewas karena bunuh diri," ucapnya saat di ruang kerja Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Wildan Alberd, Senin.

Ia mengatakan, untuk nama mahasiswi di salah satu Akademi Kebidanan (Akbid) di Banjarmasin yang gantung diri itu diketahui bernama Siti Sri Wahyuni (20) mahasiswi warga Kalimantan Tengah namun kost di Jalan Abuya Jalur II RT 39 RW 03 Kelurahan Kayutangi Ujung Pondok Metro Banjarmasin Utara Kalimantan Selatan.

Mahasiswi tersebut ditemukan oleh teman satu kos sudah dalam keadaan tewas dan saat dilakukan pemeriksaan korban sudah membujur kaku dengan posisi tertelungkup di kamar mandi.

"Korban keliatannya sudah 5 jam dalam posisi tewas dan kami temukan di leher korban ada tali simpul yang melilit sehingga memunculkan dugaan sementara korban bunuh diri," kata Kapolresta.

Terus dikatakannya korban baru diketahui bunuh diri pada Minggu (10/5) malam dan peristiwa itu langsung menghebohkan warga sekitar komplek Pondok Metro Banjarmasin Utara itu.

Untuk kasus tersebut ditangani oleh pihak Polsekta Banjarmasin Utara dan olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan dan mayat korban sudah dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Sementara itu menurut keterangan teman kos korban, Rahma di Banjarmasin dirinya merasa terkejut mengetahui korban tewas di WC kamar kosnya dengan cara gantung diri.

"Tadi saya panggil tak ada suara dari korban karena ada pacar korban menelpon kami dan menanyakan apakah korban ada di kost atau tidak. Lalu kami panggil tidak ada jawaban karena curiga pintupun kami dobrak dan terlihat korban sudah tertelungkup kaku di kamar mandi," tutur Rahma.

Pewarta: Gunawan Wibisono

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015