Sejak satu tahun terakhir jalan Sungai Malang Kabupaten Hulu Sungai Utara rusak parah akibat banjir yang selalu terjadi selama musim penghujan.
Kerusakan jalan sekitar 2 km mulai dari SMPN 2 Amuntai sampai dengan Desa Sungai Baring dengan lebar lubang antara 30 cm sampai dengan 1 meter dan kedalaman antara 5 cm-15 cm tersebut sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Kami dari Kelurahan selalu menyampaikan keluhan masyarakat tentang kondisi jalan Sungai Malang kepada pihak terkait. Memang ada informasi kalau tahun 2012 nanti jalan tersebut akan diperbaiki", ujar Rahmatullah,S.SSTP Lurah Sungai Malang dalam wawancaranya.
Kondisi wilayah di Kabupaten HUlu Sungai Utara yang merupakan lahan rawa dan menjadi daerah dengan geografis paling rendah sehingga sering menjadi buangan banjir dari kabupaten lain membuat kondisi jalan seraing kali mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir.H.Eddyan Noor Idur dalam wawancaranya menjelaskan bahwa kondisi geografis HSU tanah rawa dan dataran rendah mengakibatkan badan jalan selalu terendam air tiap tahun sehingga berpengaruh pada kekuatan badan jalan.
"Kami sudah tiga kali melakukan perbaikan tetapi dengan seringnya jalan dilewati mobil truk dengan muatan yang berlebihan membuat kondisi jalan kembali rusak parah," katanya.
Para sopir mobil tersebut sudah beberapa kali diberikan teguran tetapi tidak direspon dengan baik.
Menurut Eddy jalan di HSU termasuk dalam kelas IV beban maksimum 3 ton sehingga apabila dijalani melebihi aturan berakibat rusaknya jalan, selain itu dana untuk pembangunan jalanm juga sangat terbatas.
"Kami berharap kesadaran masyarakat sendiri untuk membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan daerah. Jalan merupakan milik kita bersama yang harus dijaga bersama",harap Kepala Dinas Pekerjaan Umum.(Jani/B)
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011
Kerusakan jalan sekitar 2 km mulai dari SMPN 2 Amuntai sampai dengan Desa Sungai Baring dengan lebar lubang antara 30 cm sampai dengan 1 meter dan kedalaman antara 5 cm-15 cm tersebut sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Kami dari Kelurahan selalu menyampaikan keluhan masyarakat tentang kondisi jalan Sungai Malang kepada pihak terkait. Memang ada informasi kalau tahun 2012 nanti jalan tersebut akan diperbaiki", ujar Rahmatullah,S.SSTP Lurah Sungai Malang dalam wawancaranya.
Kondisi wilayah di Kabupaten HUlu Sungai Utara yang merupakan lahan rawa dan menjadi daerah dengan geografis paling rendah sehingga sering menjadi buangan banjir dari kabupaten lain membuat kondisi jalan seraing kali mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir.H.Eddyan Noor Idur dalam wawancaranya menjelaskan bahwa kondisi geografis HSU tanah rawa dan dataran rendah mengakibatkan badan jalan selalu terendam air tiap tahun sehingga berpengaruh pada kekuatan badan jalan.
"Kami sudah tiga kali melakukan perbaikan tetapi dengan seringnya jalan dilewati mobil truk dengan muatan yang berlebihan membuat kondisi jalan kembali rusak parah," katanya.
Para sopir mobil tersebut sudah beberapa kali diberikan teguran tetapi tidak direspon dengan baik.
Menurut Eddy jalan di HSU termasuk dalam kelas IV beban maksimum 3 ton sehingga apabila dijalani melebihi aturan berakibat rusaknya jalan, selain itu dana untuk pembangunan jalanm juga sangat terbatas.
"Kami berharap kesadaran masyarakat sendiri untuk membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan daerah. Jalan merupakan milik kita bersama yang harus dijaga bersama",harap Kepala Dinas Pekerjaan Umum.(Jani/B)
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011