Mantan Komandan Komando Distrik Militer  1010 Rantau, Letkol Inf Jumadil Aulia menyiapkan tanah seluas dua hektar di sekitar Bendungan Tapin, Kalimantan Selatan, dikatakannya tanah itu sudah siap dihibahkan apabila ada yang membutuhkan lahan untuk membangun pesantren dan tempat tahfizh Quran. 

"Sementara ada dua hektar, kalaunya kurang Insya Allah kalunya ada rezeki saya tambahkan lagi dua hektar," ujarnya, Kamis, di Bandung melalui pesan singkatnya. 

Lokasinya sangat strategis berada di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, tepatnya di sekitaran Bendungan Tapin yang baru saja diresmikan oleh Presidin Indonesia, Joko Widodo baru baru ini. 

"Lokasinya sangat strategis, dipinggir jalan di depannya air, kalaunya dibikin pesantren lumayan di situ bisa bikin perikanan,  juga bisa dibangunkan sarang burung walet untuk pemasukan pesantren," ujar Kepala Departemen Staf Pusat Pendidikan Infantri (Pusdikif), Pusat Kesenjataan Infantri (Pussenif), Kodiklat TNI AD di Bandung, Jawa Barat itu. 

Dorongan niat menghibahkan tanah itu selain karena tidak bisa melihat lokasi tanah dan tidak bisa mengelola, dikatakannya hal itu pastinya sebagai amal jariahnya. 

"Sebagai amal jariah yah, kita tidak tau kapan meninggalkan dunia ini," ujarnya. 
 
Sosok Letkol Inf Jumadal Aulia saat menjabat sebagai Dandim 1010 Rantau (ANTARA / H. O Diskominfo Tapin)

Dikatakannya, seandainya ada yang berminat untuk membangun pesantren dan tahfizh quran itu bisa langsung menghubunginya, apabila cocok Dia siap untuk pergi ke Tapin untuk menyerahkan surat tanah dan tanda tangan hibah. 

"Silahkan hubungi ke kontak anggota, 085291921707 atas nama Fuad di Kodim 1010 Rantau," ujarnya. 





 

Pewarta: M Fauzi Fadillah

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021