Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry berharap kepada perusahaan yang ada di HSS, baik PT Subur Agro Makmur (SAM), PT Surya Langgeng Sejahtera (SLS) yang memiliki area perkebunan sawit di tengah-tengah rawa, dapat membantu mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Ia mengatakan, perusahaan-perusahaan tersebut dapat memberikan dukungan seperti tahun lalu, agar bisa membantu pemerintah mengatasi atau memadamkan titik-titik api sejak awal terjadi.

"Kami juga dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian, TNI yang terus bersama bersenergi untuk mancegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan," katanya, saat menjadi pembina apel kesiapan gabungan penanganan dan penggulangan bencana alam karhutla.

Dijelaskan dia, apel ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat untuk terus siap, dalam menghadapi beberapa hal termasuk sekarang menghadapi musim kemarau.

Baca juga: Wabup HSS ikuti rakornas virtual pengendalian karhutla tahun 2021

Kegiatan serimonialnya berupa apel dan semua stakeholder terlibat. Secara kelembagaan, untuk mengahadapi kebakaran hutan dan lahan sudah siap karena adanya Satuan Tugas (Satgas) COVID-19.

Satgas COVID-19 ada di 144 Desa dan 11 Kecamatan, itu juga merupakan satgas kebakaran hutan dan lahan, sebab COVID-19 merupakan bencana non alam maka satgas dan poskonya tetap menggunakan satgas COVID-19.

"Pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS terakhir di pendopo, saya terus ingatkan para camat untuk mulai sekarang melihat lagi potensi kebakaran hutan tahun yang lalu dan tahun ini," katanya, di lapangan Lambungan Mangkurat.

Hal ini, termasuk mengecek kesiapan alat pemadam kebakaran yang rata-rata di semua desa untuk memiliki alat pemadam kebakaran yang portable, atau bisa dibawa ke mana-mana.

Pihaknya bersyukur dari simulasi atau peragaan oleh pihak Polres dari Polsek-Polsek wilayah binaan, kendaraan roda dua dimodif untuk bisa mengatasi seandainya melihat ada titik api.

Baca juga: FKR berharap ada sinergi atasi Karhutla di Daha

Sejalan dengan pesan Presiden RI Joko Widodo jangan menunggu api besar baru dipadamkan, melainkan begitu ada muncul titik api harus segera bisa dipadamkan.

"Dengan 11 Kecamatan 144 Desa dan empat kelurahan yang ada di HSS, Insya Allah dapat segera ditangani dan tidak harus menunggu dukungan dari pihak kabupaten”, katanya.

Ia juga berharap kepada masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam dan lain-lain untuk tidak membakar lahan, baik di pegunungan maupun di daerah rawa yang berpotensi menjadi titik api.

 Termasuk masyarakat yang beraktivitas di daerah hutan dan rawa, kalau dia merokok untuk berhati-hati membuang puntung rokoknya, jangan sampai mereka membuang seenaknya. Di sana ada lahan yang kering, di mana berpotensi untuk terjadinya karhutla.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021