Tanjung, (AntaranewsKalsel) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan, menargetkan penghematan anggaran pada tahun 2014 mencapai Rp30 miliar karena berbagai upaya efisiensi.


"Sisa lebih penggunaan anggaran atau silpa yang tinggi karena efisiensi anggaran merupakan hal yang bagus karena itu saya berharap tahun ini bisa mencapai Rp30 miliar, dengan realisasi penyerapan anggaran lebih dari 90 persen," kata Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani di Tanjung, Senin.

Pada Senin ini, Bupati Tabalong memimpin rapat koordinasi bulanan yang diikuti seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Tabalong.

Bupati meminta seluruh SKPD bisa bekerja lebih giat agar penyerapan anggaran bisa lebih besar sehingga tidak berdampak kepada pengurangan Dana Alokasi Umum dan dana perimbangan lain dari pemerintah pusat.

Ia menyebutkan sejumlah SKPD hingga saat ini realisasi penyerapan belanja langsungnya masih di bawah 10 persen diantaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kehutanan dan Dinas Pertambangan.

"Penyerapan anggaran oleh Dinas Pekerjaan Umum saat ini baru mencapai 5,64 persen, Dinas Kehutanan 7,19 persen dan Dinas Pertambangan 3,02 persen, karena itu saya mengharapkan dengan sisa waktu sekitar dua bulan ini penyerapan anggaran bisa sesuai target agar tidak berdampak pada pengurangan dana perimbangan terutama Dana Alokasi Umum," tambahnya.

Penyerapan anggaran di Sekretariat Daerah Tabalong pun masih tergolong rendah khususnya bagian tata pemerintahan yang hanya 5,2 persen menyusul belum terealisasinya proyek pengadaan tanah untuk fasilitas umum seperti tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Untuk penyerapan anggaran di kecamatan, tambah Anang, Jaro menempati peringkat pertama dengan serapan 69,72 persen dan Upau 56 persen.

Sementara itu dalam Rancangan APBD Perubahan 2014, defisit anggaran di Tabalong mencapai Rp205,2 miliar dengan proyeksi pendapatan Rp1,1 triliun dan belanja Rp1,3 triliun.

Sedangkan penerimaan Rp254 miliar dan pengeluaran Rp48 miliar serta pembiayaan netto sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) mencapai Rp205,4 miliar.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2014