Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan siap mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 sebelum masa jabatan berakhir.
"Kami pastikan pengesahan APBD 2015 dilakukan sebelum masa jabatan berakhir tanggal 9 Oktober 2015," ujar anggota Badan Anggaran DPRD Kota Banjarbaru, AR Iwansyah, Jumat.
Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar itu, pembahasan APBD 2015 yang di mulai sejak pertengahan September 2014 sudah memasuki tahap finalisasi sehingga tinggal pengesahan.
Disebutkan, pembahasan akhir APBD terkait koreksi atas program-program satuan kerja perangkat daerah yang disingkronkan sehingga program berjalan sesuai harapan.
"Koreksi program juga tidak banyak karena hanya singkronisasi sehingga jika seluruh pembahasan selesai maka pengesahan bisa dilakukan sebelum tanggal 9 Oktober," ungkapnya.
Dikatakan calon Ketua DPRD Kota Banjarbaru itu, pembahasan APBD yang relatif singkat dan waktunya tidak sampai satu bulan merupakan prestasi bagi anggota dewan.
"Seluruh anggota dewan bekerja maksimal menuntaskan pembahasan APBD 2015 sehingga tidak ada yang merasa terbebani terutama bagi yang tidak terpilih lagi," kata dia.
Ditambahkan, APBD 2015 yang diajukan Pemkot Banjarbaru mencapai Rp1 triliun lebih sehingga besarannya melampaui APBD tahun 2014 yang dialokasikan sebesar Rp932,9 miliar.
"Besarannya diatas Rp1 triliun dan merupakan kemajuan anggaran yang besar sehingga bisa digunakan untuk membiayai program pembangunan yang direncanakan Pemko," ujarnya.
Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor mengatakan, pihaknya bersyukur karena APBD 2015 disahkan dalam waktu singkat sehingga dananya bisa digunakan mulai awal tahun.
"Kami mengapresiasi kinerja DPRD yang membahas APBD 2015 sehingga selesai dalam waktu singkat karena dananya diperlukan untuk membiayai pembangunan," katanya.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2014
"Kami pastikan pengesahan APBD 2015 dilakukan sebelum masa jabatan berakhir tanggal 9 Oktober 2015," ujar anggota Badan Anggaran DPRD Kota Banjarbaru, AR Iwansyah, Jumat.
Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar itu, pembahasan APBD 2015 yang di mulai sejak pertengahan September 2014 sudah memasuki tahap finalisasi sehingga tinggal pengesahan.
Disebutkan, pembahasan akhir APBD terkait koreksi atas program-program satuan kerja perangkat daerah yang disingkronkan sehingga program berjalan sesuai harapan.
"Koreksi program juga tidak banyak karena hanya singkronisasi sehingga jika seluruh pembahasan selesai maka pengesahan bisa dilakukan sebelum tanggal 9 Oktober," ungkapnya.
Dikatakan calon Ketua DPRD Kota Banjarbaru itu, pembahasan APBD yang relatif singkat dan waktunya tidak sampai satu bulan merupakan prestasi bagi anggota dewan.
"Seluruh anggota dewan bekerja maksimal menuntaskan pembahasan APBD 2015 sehingga tidak ada yang merasa terbebani terutama bagi yang tidak terpilih lagi," kata dia.
Ditambahkan, APBD 2015 yang diajukan Pemkot Banjarbaru mencapai Rp1 triliun lebih sehingga besarannya melampaui APBD tahun 2014 yang dialokasikan sebesar Rp932,9 miliar.
"Besarannya diatas Rp1 triliun dan merupakan kemajuan anggaran yang besar sehingga bisa digunakan untuk membiayai program pembangunan yang direncanakan Pemko," ujarnya.
Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor mengatakan, pihaknya bersyukur karena APBD 2015 disahkan dalam waktu singkat sehingga dananya bisa digunakan mulai awal tahun.
"Kami mengapresiasi kinerja DPRD yang membahas APBD 2015 sehingga selesai dalam waktu singkat karena dananya diperlukan untuk membiayai pembangunan," katanya.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2014