Paringin, (Antaranews Kalsel) - Menjelang hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) setiap tahun  menggelar Operasi Ketupat guna mengawal kelancaran mudik dan arus balik lebaran dengan tujuan meminimalisir kecelakaan lalu lintas.


Apel tanda dimulainya Operasi Ketupat 2014, di halaman Markas besar kepolisian resort (Mapolres) Balangan, Senin, yang diikuti personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan jajaran Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat.

Dalam sambutannya Kapolres Balangan AKBP Rachmat Hendrawan mengatakan, dengan adanya dukungan kekuatan dari pasukan TNI, Pemerintah Daerah, mitra Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terkait, diharapkan dapat mewujudkan terpeliharanya Kamtibmas yang kondusif pada perayaan Idul Fitri 1435 H ini.

Angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2013 lalu yang berjumlah total 45 jumlah laka, menurun jika dibandingkan tahun 2012 yang mencapai angka 50 jumlah laka.

Untuk tahun 2014, dari Januari hingga sekarang Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Balangan mencatat sudah ada 17 kecelakaan yang terjadi di wilayah Balangan, dengan jumlah korban meninggal dunia 12 orang.

Meskipun terdapat tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas kata Rachmat, namun secara umum jumlah kejadiannya masih relatif tinggi, oleh karena itu, diperlukan suatu upaya sungguh-sungguh disertai dengan kebulatan tekad dan komitmen untuk bersama-sama mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, sehingga berbagai potensi kerawanan dalam lebaran dapat diminimalisir secara signifikan.

"Untuk itu, dalam rangka memelihara kondusifitas Kamtibmas pada momen Idul Fitri kali ini, kita akan menggelar Operasi Ketupat 2014 selama 16 hari, mulai tanggal 22 Juli sampai dengan 6 Agustus 2014," tandasnya./e

Pewarta: Roly Supriadi

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2014