Oleh Gunawan Wibisono
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Masyarakat Kota Banjarmasin meminta kepada Pemerintah Kota agar lebih memperhatikan debu jalanan yang saat ini sangat mengganggu masyarakat kota tersebut.
Warga Kota Banjarmasin, Arman (30) tukang ojek di Banjarmasin, Selasa mengatakan, debu di kota ini sangat mengganggu apalagi pada saat berkendaraan.
Meningkatnya kapasitas debu dijalan Kota Banjarmasin itu terasa disaat melintas di jalan Ahmad Yani Km 3 hingga Km 5 Banjarmasin sehingga harus berhati-hati.
Bukan itu, pengendara atau pejalan kaki harus menutup hidung menggunakan kain ataupun masker serta berkacamata untuk menghidari debu tersebut.
"Apabila malam debu sangat terasa dan sesekali juga bisa mengakibatkan sesak nafas, untuk itu saya berharap pemerintah bisa menanggulangi debu jalanan yang sangat meresahkan itu," terangnya.
Bukan itu saja, Ibu Rumah Tangga, Adelia di Banjarmasin, juga mengatakan, dirinya sangat terganggu dengan adanya debu di sepanjang jalan Ahmad Yani tersebut.
Apalagi saat dirinya menjemput anak sekolah, disitu dirinya harus ekstra menutup sebagian wajahnya untuk menghindari debu tersebut dan anaknyapun di pasangi masker.
"Sangat mengganggu sekali debu tersebut apalagi bagi anak-anak, diharapkan pemerintah bisa memperhatikan dan bisa menindak lanjuti keluhan masyarakat ini," terangnya kepada Antara.
Untuk diketahui, kapasitas polusi untuk debu di wilayah Kota Banjarmasin khusus di jalan Ahmad Yani Km 3 hingga Km 5 terlihat meningkat dan sangat mengganggu para pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Bukan itu saja, apabila hal itu tidak ditindak lanjuti oleh pemerintah setempat kemungkinan banyak masyarakat yang akan tergangganggu saluran pernafasannya terutama anak-anak kecil.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Masyarakat Kota Banjarmasin meminta kepada Pemerintah Kota agar lebih memperhatikan debu jalanan yang saat ini sangat mengganggu masyarakat kota tersebut.
Warga Kota Banjarmasin, Arman (30) tukang ojek di Banjarmasin, Selasa mengatakan, debu di kota ini sangat mengganggu apalagi pada saat berkendaraan.
Meningkatnya kapasitas debu dijalan Kota Banjarmasin itu terasa disaat melintas di jalan Ahmad Yani Km 3 hingga Km 5 Banjarmasin sehingga harus berhati-hati.
Bukan itu, pengendara atau pejalan kaki harus menutup hidung menggunakan kain ataupun masker serta berkacamata untuk menghidari debu tersebut.
"Apabila malam debu sangat terasa dan sesekali juga bisa mengakibatkan sesak nafas, untuk itu saya berharap pemerintah bisa menanggulangi debu jalanan yang sangat meresahkan itu," terangnya.
Bukan itu saja, Ibu Rumah Tangga, Adelia di Banjarmasin, juga mengatakan, dirinya sangat terganggu dengan adanya debu di sepanjang jalan Ahmad Yani tersebut.
Apalagi saat dirinya menjemput anak sekolah, disitu dirinya harus ekstra menutup sebagian wajahnya untuk menghindari debu tersebut dan anaknyapun di pasangi masker.
"Sangat mengganggu sekali debu tersebut apalagi bagi anak-anak, diharapkan pemerintah bisa memperhatikan dan bisa menindak lanjuti keluhan masyarakat ini," terangnya kepada Antara.
Untuk diketahui, kapasitas polusi untuk debu di wilayah Kota Banjarmasin khusus di jalan Ahmad Yani Km 3 hingga Km 5 terlihat meningkat dan sangat mengganggu para pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Bukan itu saja, apabila hal itu tidak ditindak lanjuti oleh pemerintah setempat kemungkinan banyak masyarakat yang akan tergangganggu saluran pernafasannya terutama anak-anak kecil.
Editor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013