Oleh Imam Hanafi
Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Paris Barantai di Kabupaten Kotabaru menggandeng Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, membuka program pascasarjana (S2), untuk menyiapkan sumber daya manusia profesional.
Pembantu Direktur Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Paris Barantai Kotabaru Rony Syafriansyah, Sabtu, mengatakan perkuliahan pascasarjana ini akan diselenggarakan 2014.
"Tahap awal STKIP akan membuka tiga program pendidikan, yakni, Manajemen Pendidikan, Bahasa Indonesia, dan Administrasi Publik," jelas Rony.
Mendapatkan sumber daya manusia yang benar-benar profesional, lanjut dia, perkuliahan akan diselenggarakan di STKIP Kotabaru dan sebagian di Unlam Banjarmasin.
"Dosen-dosen dan guru besar yang mengajar akan didatangkan dari Unlam Banjarmasin," ucapnya.
Dia menambahkan, kerja sama antara STKIP dan Unlam dalam membuka program pascasarjana tersebut juga melibatka Pemkab Kotabaru, khususnya dalam memberikan fasilitas terselenggaranya perkuliahan.
Rony mengakui bahwa sebelumnya STKIP juga berencana bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM), untuk membuka program pascasarjana.Namun rencana tersebut batal, karena penyelenggara mempertimbangkan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dikhawatirkan akan menemui masalah, terutama mengenai masalah izin belajar atau menggunakan tugas belajar.
"Kerja sama dengan UNM tetap dilakukan dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk penelitian atau yang lainnya, tetapi bukan kerjasama membuka program pascasarjana," tambah Rony.
Sebelumnya, Direktur STKIP Paris Barantai Zulkifli AR, mengatakan, salah satu tujuan kerja sama dengan tersebut, memberi kesempatan dan kemudahan bagi para tenaga pendidik atau guru di daerah yang ingin mengembangkan diri, sehingga tidak perlu jauh-jauh kuliah ke luar daerah.
Zulkifli berharap, kerja sama tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh para guru, karena selain masih bisa tetap menjalankan tugasnya juga bisa menuntut ilmu.4
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013
Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Paris Barantai di Kabupaten Kotabaru menggandeng Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, membuka program pascasarjana (S2), untuk menyiapkan sumber daya manusia profesional.
Pembantu Direktur Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Paris Barantai Kotabaru Rony Syafriansyah, Sabtu, mengatakan perkuliahan pascasarjana ini akan diselenggarakan 2014.
"Tahap awal STKIP akan membuka tiga program pendidikan, yakni, Manajemen Pendidikan, Bahasa Indonesia, dan Administrasi Publik," jelas Rony.
Mendapatkan sumber daya manusia yang benar-benar profesional, lanjut dia, perkuliahan akan diselenggarakan di STKIP Kotabaru dan sebagian di Unlam Banjarmasin.
"Dosen-dosen dan guru besar yang mengajar akan didatangkan dari Unlam Banjarmasin," ucapnya.
Dia menambahkan, kerja sama antara STKIP dan Unlam dalam membuka program pascasarjana tersebut juga melibatka Pemkab Kotabaru, khususnya dalam memberikan fasilitas terselenggaranya perkuliahan.
Rony mengakui bahwa sebelumnya STKIP juga berencana bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM), untuk membuka program pascasarjana.Namun rencana tersebut batal, karena penyelenggara mempertimbangkan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dikhawatirkan akan menemui masalah, terutama mengenai masalah izin belajar atau menggunakan tugas belajar.
"Kerja sama dengan UNM tetap dilakukan dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk penelitian atau yang lainnya, tetapi bukan kerjasama membuka program pascasarjana," tambah Rony.
Sebelumnya, Direktur STKIP Paris Barantai Zulkifli AR, mengatakan, salah satu tujuan kerja sama dengan tersebut, memberi kesempatan dan kemudahan bagi para tenaga pendidik atau guru di daerah yang ingin mengembangkan diri, sehingga tidak perlu jauh-jauh kuliah ke luar daerah.
Zulkifli berharap, kerja sama tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh para guru, karena selain masih bisa tetap menjalankan tugasnya juga bisa menuntut ilmu.4
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013