Oleh Hasan Zainuddin

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Banjarmasin memberikan peluang bagi pemerintah kota setempat untuk memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Menejer Sumberdaya Manusia dan Umum PT Pelindo III Banjarmasin, Firmaniansyah di Banjarmasin, Minggu mengatakan peluang Pemkot memperoleh PAD tersebut tentu melalui sebuah kerjasama usaha.

Ia menggambarkan adalah kerjasama lapangan penumpukan petikemas karena lapangan penumpukan petikemas milik Pelindo Banjarmasin belakangan ini tidak mencukupi lagi menyusul kian ramainya bongkar muat petikemas di pelabuhan tersebut.

Menurutnya di dekat lapangan penumpukan petikemas milik Pelindo III ada lahan kosong milik Depot Logistik (Dolog) yang tidak dimanfaatkan, lahan tersebut sangat cocok untuk lapangan penumpukan petikemas.

Lahan tersebut oleh Pemkot Banjarmasin bisa dibebaskan saja dan tinggal bagaimana pembicaraan dengan Dolog setempat, kemudian bisa dijadikan lahan penumpukan petikemas.

"Kita bisa saja kerjasama, tergantung bagaimana perhitungan pembagiannya, dan itu tentu saling menguntungkan dan Pemkot akan memperoleh pendapatan," tutur Firmaniansyah sekembalinya dalam kunjungan pres tour dengan Forum Wartawan Pelabuhan (Forwapel) Banjarmasin ke Surabaya.

Selama ini katanya, pendapatan Pemkot Banjarmasin dari pelabuhan relatif sedikit, hanya dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), atau pendapatan dari Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) jika ada yang fasilitas fisik yang dibangun.

Selain itu pendapatan berasal dari kontrisbusi atau restribusi parkir yang ada di pelabuhan dab sekitarnya, yang itu relatif kecil lah ukuran penghasilan sebuah kota besar Banjarmasin.

  Oleh karena itu memang diperlukan pemikiran agar kehadiran pelabuhan di wilayah ini memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan Pemkot untuk membiayai berbagai pembangunan.   

Pewarta:

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013