Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar berkomitmen melindungi mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa.

"Lebih baik saya tertembak daripada mahasiswa yang melakukan aksi," katanya di Mamuju, Sabtu.

Ia mengatakan, pada saat pengamanan aksi demo mahasiswa di Mamuju, dirinya tetap berdiri di depan ribuan mahasiswa dengan tujuan agar mahasiswa dapat terlindungi.

"Saya ingin melindungi mahasiswa dari tembakan petugas, lebih baik saya yang tertembak," katanya.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukan personelnya saat melakukan pengamanan unjuk rasa.

"Saya mohon maaf atas kejadian kemarin, ini adalah kesalahan secara internal, sekali lagi saya mohon maaf, " ujar Kapolda.

Ia meminta semua Kapolres dalam penanganan aksi mahasiswa di Sulbar tetap mengedepankan sikap humanis.

Kapolda berharap hubungan silaturahmi dan sinergi dengan masyarakat tetap terjaga dengan baik demi mengawal pembangunan di Sulbar.

Pewarta: M.Faisal Hanapi

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019