Semangat para atlet futsal di Kalimantan Selatan perlu terus dipompa mengingat semakin banyaknya jumlah tim yang mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Ketua Badan Futsal Daerah Kalsel, Anwar Hadimi, di Banjarmasin, Kamis (17/2), mengungkapkan, semangat permainan futsal di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut, kini kian menyala.
"Semangat tinggi dari bermain futsal tersebut, antara lain dapat terlihat dengan banyaknya tim-tim yang ikut jika ada kejuaraan futsal," ungkap salah seorang pengembang perumahan di "Kota Seribu Sungai" Banjarmasin itu, tanpa menyebutkan secara rinci.
Mantan Ketua Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Kalsel itu berharap, seiring dengan tumbuh dan berkembangnya tim-tim futsal di daerahnya, dapat melihat sejauh mana potensi para pemain cabag olahraga bola tersebut.
"Dengan mengetahui potensi pemain futsal tersebut sehingga lebih memudahkan untuk melakukan pembinaan, yang pada gilirannya bisa mengikuti kejuaraan, baik tingkat lokal maupun nasional dan internasional, dengan prestasi menggembirakan," demikian Hamidi.
Sementara itu, Gusti Randa dalam sambutan saat pelantikan Pengurus Badan Pusat Kalsel yang diketuai H. Anwar Hadimi di Banjarmasin itu mengungkapkan bahwa perkembangan olahraga bola, termasuk futsal, di Indonesia, Kalsel khusunya, cukup pesat.
"Meski terbilang jenis olahraga baru, perkembangan futsal di Indonesia sangat pesat sehingga perlu di bentuk Badan Futsal Daerah sebagai wadah pembinaan," katanya.
Ia menyatakan, perkembangan cabang olahraga bola di Indonesia cukup pesat, termasuk Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin.
Pesatnya perkembangan futsal itu, menurut dia, terlihat dari banyaknya sarana dan prasarana cabang olahraga bola tersebut yang tersedia, seperti di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Menurut dia, futsal bukan hanya bermain bola biasa, melainkan bisa dikategorikan olahraga, karena dalam bermain futsal juga memiliki peraturan yang harus dipatuhi, sama halnya dengan sepak bola dan cang olahraga lain.
Ia mengharapkan, dengan terbentuk serta dilantiknya Badan Futsal Daerah Kalsel, pertumbuhan dan perkembangan futsal di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel semakin pesat lagi.
Begitu pula prestasi futsal Kalsel bisa makin meningkat, seiring dengan pembentukan badan futsal cabang di seluruh kabupaten/kota seprovinsi tersebut, demikian Gusti Randa.
Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan daerah ke tiga di Indonesia yang kepengurusan Badan Futsal Daerah dilantik oleh Ketua Badan Futsal Nasional Gusti Randa.
Dua provinsi lainnya yang kepengurusannya juga dilantik oleh ketua badan Futsal nasional adalah Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).(her*C)
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011
Ketua Badan Futsal Daerah Kalsel, Anwar Hadimi, di Banjarmasin, Kamis (17/2), mengungkapkan, semangat permainan futsal di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut, kini kian menyala.
"Semangat tinggi dari bermain futsal tersebut, antara lain dapat terlihat dengan banyaknya tim-tim yang ikut jika ada kejuaraan futsal," ungkap salah seorang pengembang perumahan di "Kota Seribu Sungai" Banjarmasin itu, tanpa menyebutkan secara rinci.
Mantan Ketua Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Kalsel itu berharap, seiring dengan tumbuh dan berkembangnya tim-tim futsal di daerahnya, dapat melihat sejauh mana potensi para pemain cabag olahraga bola tersebut.
"Dengan mengetahui potensi pemain futsal tersebut sehingga lebih memudahkan untuk melakukan pembinaan, yang pada gilirannya bisa mengikuti kejuaraan, baik tingkat lokal maupun nasional dan internasional, dengan prestasi menggembirakan," demikian Hamidi.
Sementara itu, Gusti Randa dalam sambutan saat pelantikan Pengurus Badan Pusat Kalsel yang diketuai H. Anwar Hadimi di Banjarmasin itu mengungkapkan bahwa perkembangan olahraga bola, termasuk futsal, di Indonesia, Kalsel khusunya, cukup pesat.
"Meski terbilang jenis olahraga baru, perkembangan futsal di Indonesia sangat pesat sehingga perlu di bentuk Badan Futsal Daerah sebagai wadah pembinaan," katanya.
Ia menyatakan, perkembangan cabang olahraga bola di Indonesia cukup pesat, termasuk Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin.
Pesatnya perkembangan futsal itu, menurut dia, terlihat dari banyaknya sarana dan prasarana cabang olahraga bola tersebut yang tersedia, seperti di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Menurut dia, futsal bukan hanya bermain bola biasa, melainkan bisa dikategorikan olahraga, karena dalam bermain futsal juga memiliki peraturan yang harus dipatuhi, sama halnya dengan sepak bola dan cang olahraga lain.
Ia mengharapkan, dengan terbentuk serta dilantiknya Badan Futsal Daerah Kalsel, pertumbuhan dan perkembangan futsal di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel semakin pesat lagi.
Begitu pula prestasi futsal Kalsel bisa makin meningkat, seiring dengan pembentukan badan futsal cabang di seluruh kabupaten/kota seprovinsi tersebut, demikian Gusti Randa.
Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan daerah ke tiga di Indonesia yang kepengurusan Badan Futsal Daerah dilantik oleh Ketua Badan Futsal Nasional Gusti Randa.
Dua provinsi lainnya yang kepengurusannya juga dilantik oleh ketua badan Futsal nasional adalah Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).(her*C)
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011