"Kesimpulan tersebut sesudah beberapa hari lalu kami melakukan pemantauan dan pengecekan lapangan," ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel H Suripno Sumas SH MH di Banjarmasin, Rabu.
Sebagai contoh pelaksanaan Pemilu legislatif (Pileg) serta pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres & Pilwapres) di Kabupaten Tapin, lanjut pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
"Kami sengaja melakukan pengecekan lapangan untuk mengetahui/memastikan pelaksanaan pesta akbar demokrasi di 'banua' (daerah) kita berjalan aman dan lancar," katanya menjawab Antara Kalsel.
Mengenai sesuatu yang terjadi saat menjelang hingga pascapencoblosan, menurut alumnus Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu, hal tersebut masih dalam kewajaran sebagai pernak-pernik pesta demokrasi.
"Yang terpenting pasca-pemilihan daerah kita tetap kondusif. Sedangkan persoalan yang berkaitan dengan pesta demokrasi tersebut penyelesaiannya melalui jalur hukum," lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin tersebut.
"Keadaan daerah kita yang cukup kondusif tersebut, menunjukan kedewasaan dalam berpolitik dan berdemokrasi, serta kesadaran hukum yang cukup memadai," demikian Suripno Sumas.
Dalam Pilpres dan Pilwapres di Kalsel yang kini berpenduduk empat juta jiwa lebih dan tersebar pada 13 kabupate/kota itu sebagai pemenang pasangan nomor urut 02 yaitu Prabowo - Sandi.
Sedangkan untuk keanggotaan DPRD Kalsel yang berjumlah 55 orang itu, dari hasil Pileg 2019 terdiri Partai Golkar 12, PDIP dan Gerindra masing-masing delapan orang.
Kemudian Partai Amanat Nasional (PAN) enam orang, PKB dan PKS masing-masing lima, NasDem empat, PPP dan Demokrat masing-masing tiga, serta Partai Hanura satu orang.
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.