Alhamdulillah PLTS terpusat tersebut mampu memenuhi 40-an rumah/kepala keluarga (kk),Banjarmasin (ANTARA) - DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen memperjuangkan listrik hingga menjangkau seluruh desa terpencil di provinsinya yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut.
Anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan energi (kelistrikan), Surinto ST mengemukakan komitmen tersebut di Banjarmasin, Senin.
Pasalnya, menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, seluruh rakyat di provinsinya yang kini berpenduduk empat juta lebih juga berhak mendapatkan akses tenaga listrik tanpa kecuali.
"Karena listrik sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ujar wakil rakyat asal daerah pemilihan (dapil) Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) tersebut.
"Namun sudah barang tentu pula penyediaan atas perjuangan tersebut secara bertahap, sesuai kemampuan keuangan daerah dan pusat," lanjutnya menjawab Antara Kalsel.
Ia menegaskan, tahapan komitmen DPRD Kalsel dalam pengusulan anggaran tersebut misalnya membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ataupun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) jyang mungkin cocok buat daerah terpencil.
Sebagai contoh penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat di Pulau Panjang/Pulau Burung Kecamatan Simpang Empat Tanbu (sekitar 260 kilometer timur Banjarmasin) yang merupakan daerah terpencil.
Penyediaan PLTS terpusat di Palau Panjang/Pulau Burung tersebut dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel 2008 dengan alokasi Rp3,4 miliar.
"Alhamdulillah PLTS terpusat tersebut mampu memenuhi 40-an rumah/kepala keluarga (kk)," lanjutnya usai meninjau pembangunan kelistrikan daerah itu bersama Ketua DPRD Kalsel H Burhanuddin dan wakil ketuanya H Hamsyuri.
Sebelumnya atau selama ini masyarakat Pulau Panjang/Pulau Burung mendapatkan pelayanan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) swadaya pemerintah desa setempat.
"Tetapi biaya operasional PLTD itu teramat mahal dan sangat memberatkan, sehingga.dengan keberadaan PLTS terpusat masyarakat dapat menikmati listrik yang ramah lingkungan dengan tarif murah," lanjutnya.
"Dalam kesempatan berbincang-bincang dengan warga desa setempat, kami berpesan agar mereka menjaga dan merawat PLTS terpusat itu dengan sebaik-baiknya," demikian Surinto.
Memimpin rombongan meninjau PLTS Pulau Panjang/Pulau Burung tersebut, Ketua DPRD Kalsel disertai wakilnya dan Wakil Ketua Komisi III lembaga legislatif itu, H Safrudin H Maming serta anggota H Karlie Hanafi Kalianda.
Pewarta: Syamsudin HasanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.