Puluhan ribu pengunjung Pantai Gedambaan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, tidak bergeming untuk berteduh meski hampir seharian mereka diguyur hujan lebat.
"Pengunjung tetap saja terlihat santai di dalam laut dan di pantai, meski hampir seharian lokasi wisata itu diguyur hujan lebat," kata seorang pengunjung Pantai Gedambaan, Ummi Fatimah, Selasa.
Hujan deras di Pantai Gedambaan, Kotabaru terjadi sejak pagi hingga petang, sementara pengunjung tetap saja menikmati keindahan pantai yang berpasir putih tersebut.
Meski tidak sepadat tahun baru sebelumnya, pantai Gedambaan tampak bagaikan "lautan manusia" mulai pagi hingga petang Selasa.
Selain menikmati hangatnya air laut, pengunjung juga bisa menikmati alunan lagu-lagu dangdut dari atas panggung yang dibangun di bibir pantai.
Bahkan sebagian pengunjung memegang sebuah nyiur muda yang dibeli dari pedagang kaki lima seharga Rp5.000 per buah.
Kelapa muda yang sudah dibuka dan ditambahi air gula/strup itu dinikmati sambil berendam di laut.
Kondisi tersebut tidak dibiarkan begitu saja oleh pengusaha jasa ban bekas dadakan.
Mereka menyediakan ban bekas berbagai ukuran dengan sewa bervariasi antara Rp5.000-Rp10.000 per unit.
Di sekitar lokasi wisata, pengunjung juga bisa menikmati aneka kuliner dengan menu masakan lokal dan nasional.
Untuk mengundang pelanggan, para pedagang kaki lima memasang tarif makanan standar di kota Kotabaru./D.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.