Pemerintah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan menebar ikan Grass Carf atau ikan Koan untuk membersihkan saluran irigasi Riam Kanan dari gulma dan tumbuhan air lainnya.


Bupati Kabupaten Banjar Khairul Saleh, Selasa secara simbolis menebar ratusan ekor bibit ikan Grass Carf di saluran primer irigasi Riam Kanan di Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat, Selasa.

"Tujuan penebaran ikan pemakan tumbuhan itu adalah mengurangi pertumbuhan gulma dan tumbuhan air lainnya yang memenuhi saluran primer irigasi sehingga mempengaruhi volume air," ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah bibit ikan yang ditebar di saluran irigasi yang dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi PDAM Intan Banjar sebanyak 3,5 ton dan sudah ditebarkan sejak akhir November lalu.

Diharapkan, keberadaan bibit ikan yang jumlahnya mencapai ribuan ekor pada saluran irigasi yang panjangnya mencapai 24 kilometer mampu memperlancar air irigasi yang berasal dari waduk Riam Kanan.

"Selama ini, pembersihan irigasi dilakukan berkala tiga hingga empat bulan sekali dan berdampak terhadap pelanggan PDAM sehingga diharapkan keberadaan ikan itu bisa mengurangi pembersihan irigasi," ungkapnya.

Ia meminta, masyarakat mendukung langkah yang diambil Pemkab Banjar dengan menebar ikan pemakan tumbuhan di saluran irigasi dengan tidak menangkap dan mengkonsumsi ikan air tawar yang mirip ikan Gurame itu.

"Ikannya memang bisa dikonsumsi, tetapi karena keberadaannya untuk mengurangi tumbuhan air di saluran irigasi sehingga diharapkan masyarakat tidak menangkapnya agar program pembersihan lancar," ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banjar Noor Ifansyah Fanie mengatakan, penebaran ikan Grass Carf cukup efektif mengurangi pertumbuhan gulma dan tumbuhan air lainnya di saluran irigasi.

"Pertumbuhan ikan itu cukup cepat dan mampu memakan tumbuhan air sesuai dengan berat badannya sehingga diharapkan jumlahnya yang mencapai ribuan ekor mampu mengurangi pertumbuhan gulma di saluran irigasi," ujarnya.

Selama ini, air di saluran irigasi Riam Kanan digunakan PDAM Intan Banjar untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi puluhan ribu pelanggannya di Kota Banjarbaru dan Martapura, Kabupaten Banjar.

  Namun, debit air berkurang salah satunya disebabkan pertumbuhan gulma dan tumbuhan air sehingga dilakukan pembersihan saluran irigasi yang berdampak pada terganggunya pasokan air PDAM kepada pelanggan.




Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026