Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengalokasikan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) kepada kelompok tani, untuk mendukung peningkatan produksi padi.

Kepala Dinas Pertanian Kotabaru H Zuhairil Anwar MM, Senin, mengatakan sebanyak 80 kelompok tani di Kotabaru akan diberi bantuan masing-masing Rp57,4 juta dari dana BLM.

"Dana tersebut akan digunakan untuk membeli hand traktor, dan pembelian pupuk," ujar Zuhairil.

Bantuan tersebut, ujarnya, murni hibah bagi kelompok tani.

Hibah tersebut diperuntukkan bagi kelompok tani di sentra-sentra produksi, seperti Pulaulaut dan Kelumpang Selatan.

Dia menambahkan, dari Rp57,4 juta, sekitar Rp25 juta untuk pembelian hand traktor, sisanya untuk pembelian pupuk guna meningkatkan hasil produksi gabah di Kotabaru.

Zuhairil berharap, bantuan BLM hand traktor dan pupuk tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi gabah dari sekitar Rp4 ton per hektare menjadi Rp5 ton per hektare.

Mendukung peningkatan produksi gabah, Pemkab Kotabaru melalui Dinas Pertanian setempat membagikan hand traktor tangan kepada kelompok tani di daerah itu.

"Khusus untuk APBD 2012, sudah sekitar 133 unit traktor tangan yang diberikan kepada petani di Kotabaru," pungkasnya.

Belum lagi bantuan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dijelaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan bantuan langsung kepada masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pangan.C


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026