"Tidak tahu apa penyebabnya, sehingga antrean kendaraan untuk mendapatkan premium kembali membludak," kata seorang warga Rochmad, Senin.
Tampak ratusan kendaraan roda dua dan roda empat antre dengan membentuk barisan kendaraan di halaman sejumlah SPBU di "Bumi Saijaan".
Padahal, ujar dia, beberapa bulan terakhir nyaris tidak terjadi antrean kendaraan untuk memperoleh BBM jenis premium di SPBU.
Terkecuali BBM jenis solar, hampir satu tahun terakhir terjadi antrean panjang.
Selain kendaraan roda empat dan dua, di SPBU juga tampak puluhan pelangsir yang menggunakan kendaraan roda dua dengan membawa empat hingga tujuh jerigen.
Para pelangsir tersebut mendapatkan jalur khusus di salah satu box, yang disediakan oleh pengusaha SPBU.
Sementara itu, harga premium eceran di pedagang kaki lima kisaran Rp5.500-Rp6.000 per liter.
Sedangkan harga premium di daerah, desa dan kecamatan di Kotabaru kisaran Rp7.000-Rp8.000 per liter.
Kepala Depot Pertamina Kotabaru Imam Hardjito hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi terkait terjadinya antrean premium di SPBU.C
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.