Generasi bangsa di wilayah Kalimantan Selatan diajak memaknai peringatan Hari Pahlawan Nasional 2012, dengan mempertahankan jati diri bangsa.

Ajakan dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Penerus Nilai-Nilai Angkatan 45 Kalsel HA Makkie, di sela-sela walimah perkawinan putri Haris Makkie (Karo Humas Pemprov Kalsel), di Gedung Bundar Sultan Suriansyah Banjarmasin, Minggu.

Menurut mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal daerah pemilihan Kalsel itu, untuk mempertahankan jati diri bangsa tersebut, generasi bangsa harus betul-betul memahami empat pilar kebangsaannya.

"Kita bangga dengan generasi bangsa sekarang, yang secara intelektual banyak yang pintar, seperti bidang materika, ilmu pengetahuan alam," ujar alumnus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin itu.

"Tapi kita akan lebih bangga lagi, kalau generasi bangsa juga memilik sikap mental dan moralitas yang bisa dihandalkan, menjaga jati diri bangsa," lanjut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel tersebut.

Mantan Bupati Tapin, Kalsel itu, berpendapat, penghayatan generasi bangsa sekarang terhadap empat pilar kebangsaan perlu lebih ditingkatkan.

Oleh sebab itu, sosialisasi empat pilar kebangsaan Indonesia harus terus belanjut dan lebih diintensifkan, lanjut mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel tersebut.

Mantan aktivis pemuda dan mahasiswa yang sudah berusia 77 tahun itu, menyayangkan, sikap nasionalisme dan penghayatan terhadap empat pilar kebangsaan tersebut belakangan terkesan memudar.

"Mereka (generasi bangsa) sibuk bersaing dengan kepintarannya, tapi hampir lupa dengan jati diri bangsanya," lanjut mantan Karo Humas Pemprov Kalsel itu.

"Untuk itu semua menjadi tangung jawab semua elemen bangsa, tak cukup cuma melalui lembaga pendidikan formal," demikian HA Makkie.C


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026