Pemuda perlu memantapkan tekad untuk terus menerus mempertahankan kemandirian dan kreativitas dalam membangun identitas kebangsaan yang lebih kokoh serta bermartabat, ujar Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalsel, H Harun Nurasid.


"Tahun-tahun sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga mencanangkan dan mengupayakan gerakan kemandirian generasi dalam berwirausaha," kata Bupati Nurasid, Selasa.

Upaya tersebut mendapat respon positif, sehingga tampak ada gairah dalam kehidupan para pemuda untuk mengembangkan berbagai kegiatan berwirausaha.

Bupati H Harun Nurasid mengimbau, agar berbagai elemen dan unsur kepemudaan mempersiapkan diri terhadap pelaksanaan UU Kepemudaan yang akan mulai diberlakukan secara penuh pada 2013.

"Hal ini pnting, agar unsur kepemudaan dapat menyesuaikan diri dengan baik yang tercermin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara," imbuhnya.

Hal itu diharapkan agar bisa menjadi pedoman bersama dalam peri kehidupan berpolitik, sosial, ekonomi dan budaya.

Pada 2015, ujar Bupati Nurasid, memasuki era Komunitas ASEAN yang meliputi Komunitas Keamananan, Ekonomi, dan sosial Budaya.

"Era komunitas ASEAN tersebut mau tidak mau mengharuskan kita untuk mampu bekerja sama secara terbuka dalam mengelola arus barang, jasa maupun orang," tambahnya.

Kondisi tersebut menuntut kesiapan untuk dapat bekerja sama dengan berbagai komunitas dari berbagai Negara ASEAN.

Semangat dan jiwa "Sumpah Pemuda" harus menjadi inspirasi untuk membangun kesadaran kolektif bangsa guna meningkatkan kualitas dan daya saing pemuda dengan tetap menjaga eksistensi pemuda dalam percaturan global.

  "Pemuda dalam kehidupan global akan tetap menjadi eksis, jika menunjukkan sebuah kapasitas kemandirian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dan kreatif dalam berbagai kegiatannya," harapnya/D.
(T.I022/B/I006/I006) 30-10-2012 12:10:25


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026