DPRD Kalimantan Selatan fokus membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) provinsi setempat, Tahun Anggaran 2013 pada November mendatang.

"Berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel, kegiatan dewan selama November 2012 fokus membahas RAPBD 2013," ujar Wakil Ketua DPRD tingkat provinsi tersebut, Muhammad Iqbal Yudianoor, di Banjarmaisn, Rabu.

"Walau fokus pada pembahasan RAPBD 2013, kegiatan kedewanan lain juga tetap jalan," lanjutnya usai memimpin rapat Banmus dewan tersebut menjawab wartawan yang tergabung dalam Journalist Parliament Community (JPC) Kalsel.

Ia mengkapkan, dalam rapat Banmus yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kalsel Fathurrahman itu, sepakat untuk pengambilan keputusan persetujuan RAPBD 2013 menjadi peraturan daerah pada rapat paripurna dewan yang dijadwalkan minggu keempat November 2012.

"Dengan segera rampungnya pembahasan RAPBD 2013, maka banyak waktu konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam rangka proses penetapan menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013," lanjutnya.

"Begitu pula dengan segera rampungnya pembahasan RAPBD 2013, kita berharap, pelaksanaan APBD Kalsel 2013 tepat waktu, sesuai dengan awal Tahun Anggaran tersebut," demikian M Iqbal Yudianoor.

Sementara RAPBD Kalsel 2013, untuk pendapatan sebesar Rp4,278 triliun lebih dan belanja Rp4,504 triliun lebih atau mengalami selisih kurang sebanyak Rp225.475.000.000,00.

Sebagaimana Nota Keuangan/RAPBD 2013 yang disampaikan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin, 22 Oktober lalu, rencana pendapatan daerah tersebut mengalami kenaikan Rp1,311 triliun lebih atau 44,21 persen bila dibandingkan dengan pendapatan pada APBD Murni 2012.

Untuk anggaran belanja dalam RAPBD 2013 mengalami kenaikan Rp1,395 triliun lebih atau 44,88 persen bila dibandingkan dengan anggaran belanja pada APBD Murni 2012.


Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026