Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjend Pol Syafruddin Sik mengatakan sistem keamanan rumah tahan di kepolisian harus benahi, agar gerak-gerik tahanan bisa terpantau atau terawasi.


"Pembenahan sistem keamanan rumah tahanan dimaksudkan agar tidak terulang kejadian kaburnya enam tahanan dari rumah tahanan Polresta Banjarmasin, meski tiga tahanan di antaranya sudah tertangkap lagi," katanya di Banjarmasin, Rabu.

Menurut dia, hal tersebut harus menjadi pembelajaran bagi Polresta, dan bisa lebih siaga lagi, serta pengawasan juga harus ditingkatkan, karena yang mereka jaga adalah manusia yang memiliki akal serta pikiran.

Dengan kaburnya tahanan itu, kata dia, maka kedepannya Polresta Banjarmasin harus lebih bisa meningkatkan sistem keamanan di dalam maupun di luar, dan polisi yang berjagapun perlu diawasi.

Sistem keamanan yang harus dibenahi itu diantaranya, perbesar jeruji besi, pemasangan kamera tersembunyi disetiap sudut, pertambah jumlah polisi yang berjaga serta lainnya yang dirasa perlu.

"Polresta Banjarmasin harus lebih berhati-hati lagi, dan terus tingkatkan keamanan dan penjagaan rumah tahanan dan kejadian kaburnya tahanan jangan pernah terulang lagi, kelalai haruslah mendapatkan sanksi," terangnya.

Syafruddin terus menambahkan, untuk tiga tahanan yang kabur dan belum tertangkap itu, foto mereka akan disebar disetiap Polres dan Polsek yang ada dikalimantan Selantan.

Bukan itu saja, foto mereka pun akan dipasang disetiap tokoh masyarakat, terminal dan tempat-tempat umum, dan apabila masyarakat segera laporkan ke pihak Kepolisian terdekat.

"Dengan bantuan masyarakat untuk menangkap para tahanan yang kabur itu sedikit banyak polisi akan terbantu, karena polisi dan masyarakat itu adalah mitra kerja" terangnya.

Sementara itu Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono SH Sik di Banjarmasin, mengimbau, untuk tiga tahanan yang kabur itu agar segeranya menyerahkan diri sebelum tertangkap oleh petugas ditempat persembunyiannya.

Pihak keluarga para tahanan yang kabur itu juga diharapkan bisa membantu polisi untuk bisa menyerahkan mereka bila diketahui, jangan terkesan menyembunyikan para tahanan tersebut.

  "Saya perintahkan kepada anggota dilapangan hidup atau mati cari tahanan tersebut hingga dapat dan apabila melawan saat dilakukan penangkapan maka sesuaikan saja dengan tembakan," tegas orang nomor satu di kepolisian Banjarmasin itu/D.
(T.KR-SYO/B/M008/M008) 10-10-2012 07:56:13


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026