Seorang pedagang ikan kering di Kotabaru Udin, Senin, mengatakan, akhir-akhir ini suplai ikan kering dari para nelayan macet, hal itu membuat harga ikan kering melonjak tajam.
Kondisi normal harga ikan kering, misalkan, ikan teri biasanya seharga Rp20.000 per kg, kini naik menjadi Rp60.000 per kg.
Cumi-cumi biasanya seharga Rp60.000, naik sekitar Rp30.000 per kg menjadi Rp90.000 per kg. Ikan telang/tenggiri Rp40.000 naik menjadi Rp60.000.
Selain harganya melonjak, persediaan ikan kering jenis tertentu di pasar-pasar harian mulai kosong. Seperti, teri, cumi-cumi, tenggiri, bawal, kakap, hiu, dan peda.
Jenis ikan tersebut banyak dicari oleh masyarakat Kotabaru dan pendatang, karena untuk oleh-oleh.
Menurut pedagang, kenaikan harga bukan hanya terjadi pada ikan kering saja, tetapi akibat tidak melautnya nelayan di Kotabaru mengakibatkan kenaikan harga ikan basah di sejumlah pasar harian di Kotabaru.
Seorang ibu rumah tangga Eka Trimurti, mengaku terkejut saat hendak membeli ikan kering, ternyata kosong.
"Ikan kering yang ada berasal dari ikan air tawar, seperti haruan atau gabus, dan sepat," katanya.
Sementrara untuk ikan kering dari laut kosong.
Kata pedagang, beberapa hari ini masih relatif kosong.C
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.