Kotabaru menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau power plant 2X7 MW  mulai beroperasi pada tahun 2012.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Cabang Kotabaru Ir H. Burhan di Kotabaru, Selasa, mengatakan, Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (Pikitring) bekerja sama dengan Jasa Indonesia (JI)  telah menetapkan PT Cyticom Waltes Jakarta pemenang tender pembangunan pembangkit 2X7 MW di Kotabaru.

PT Cyticom Waltes akan mengerjakan pembangunan konstruksi dan infrastruktur pembangkit dengan waktu 22 bulan atau dua tahun.

Menurut jadwal, kata Burhan, Juni 2012 PT Cyticom Waltes ditargetkan selesai membangun unit I, dan September selesai pembangunan unit II.

"Pada bulan-bulan tersebut diharapkan operasi atau pengetesan sistem operasi (COD) sudah dapat dilaksanakan," demikian Burhan.

Manajer Kehumasan PT PLN Cabang Kotabaru Jimmy menambahkan, untuk membantu terealisasi pembangunan pembangkit  itu, Pemkab Kotabaru membantu menyediakan lahan seluas 10,8 hektare.

"Lahan seluas 10,8 hektare yang berada di Kemuning, Pulau Laut Utara, Kotabaru itu telah selesai diganti rugi oleh Pemkab Kotabaru," katannya.

Kini tinggal proses penyerahan atau hibah kepada PT PLN Cabang Kotabaru.

Rencananya lokasi seluas 10 hektare digunakan untuk lokasi pembangunan pembangkit 4X7 MW namun tahap awal baru 2X7 MW.

Beberapa tahun kemudian jika daya yang ada sudah tidak mencukupi maka pembangunan tahap II  2X7 MW kembali dilaksanakan.

PT PLN Cabang Kotabaru memiliki 87.264 pelanggan, 19.500 pelanggan diantaranya dilayani  Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kotabaru dengan produksi 7-8 MW.*Imm/A*


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026