Pemerintah Australia melalui sebuah badan Ausaid membantu penanganan sanitasi dan sambungan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bagi Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Banjarmasin.


Wali Kota Banjarmasin, Muhidin di Banjarmasin, Selasa, mengatakan, menyambut baik bantuan hibah dari Pemerintah Australia baik dibidang sanitasi maupun air bersih sebanyak 2.000 sambungan bagi MBR.

Menurutnya dengan adanya bantau tersebut maka mempercepat pelayanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah ini.

"Alhamdullilah kita masih dipercaya melanjutkan hibah dari Australia yang akan melanjutkan penyambungan rumah setiap tahun 2.000 sambungan sampai tahun 2014," ungkap Wali kota.

Selain untuk sambungan air bersih MBR Australia juga memberikan bantuan sanitasi secara berkelanjutan, dimana tahun 2011 memberikan sambungan gratis untuk 2.000 sambungan.

Bantuan hibah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini diharapkan bisa, sangat membantu juga memacu Banjarmasin untuk mencapai MDGS.

Apalagi untuk sanitasi yang jumlah pelanggannya masih dibawah 6.000 ini, tentu saja Perusahaan Daerah Pengolahan Air Limbah (PD PAL) berusaha mencari terobosan agar mendapatkan bantuan penyambungan layanan pengelolaan air limbah, tambahnya.

"Kita juga sangat bersyukur karena bantuan Ausaid ini berkelanjutkan, yang setiap tahun mendapatkan 2.000 sambungan dengan memberikan pelayanan pemasangan gratis selama enam bulan pertama," ucap Wali kota.

Ia menyatakan berterimakasih dengan pemerintah pusat dan Australia yang mengucurkan bantuan untuk masyarakat berpenghasilan rendah warga kota Banjarmasin.

  Direktur PD PAL Kota Banjaramsin Muh Muhiddinmengatakan dengan bantuan tersebut pihaknya merencanakan peningkatan dan penambahan instalasi di beberapa wilayah di kota Banjarmasin seperti di kawasan Banjarmasin Utara, Banjaramsin Tengah, dan Banjarmasin Timur dan kedepan akan dikembangkan di Banjarmasin Barat/D/D.
(T.H005/B/D009/D009) 11-09-2012 09:07:01


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026