inflasi di Banjarmasin terjadi karena kenaikan indeks harga kelompok pengeluaran yakni kelompok bahan makanan sebesar 1,64 persen dan kelompok makanan jadi 0,05 persenBanjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Badan Pusat Statistik mencatat, inflasi di Kalimantan Selatan yang merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Kota Tanjung pada bulan Januari tahun 2019 sebesar 0,81 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Kalsel Diah Utami di Kota Banjarbaru, Jumat mengatakan, inflasi di Kota Banjarmasin sebesar 0,82 persen, sedangkan di Kota Tanjung inflasi mencapai 0,75 persen.
"Laju inflasi di Kota Banjarmasin tahun 2018 dibandingkan tahun 2019 sebesar 3,17 persen, sedangkan laju inflasi di Kota Tanjung tahun 2018 dibanding 2019 sebesar 2,97 persen," ujarnya.
Ia mengatakan, inflasi di Banjarmasin terjadi karena kenaikan indeks harga kelompok pengeluaran yakni kelompok bahan makanan sebesar 1,64 persen dan kelompok makanan jadi 0,05 persen.
Kemudian, kelompok sandang 0,57 persen, kelompok kesehatan 0,46 persen kelompok pendidikan dan rekreasi 0,9 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 2,62 persen.
Disebutkan, komoditas mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain angkutan udara, ikan gabus, daging ayam ras, bawang merah dan emas perhiasan.
Sedangkan, komoditas mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain bensin, telur ayam ras, bawang putih, kacang panjang dan kayu balok.
Sementara, inflasi di Kota Tanjung terjadi karena kenaikan indeks harga kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 2,65 persen, makanan jadi, minuman, dan tembakau 0,25 persen.
Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,05 persen, kelompok pendidikan dan rekreasi 0,02 persen, satu kelompok yakni kesehatan tidak mengalami perubahan.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi yang tertinggi selama Januari antara lain daging ayam ras, bawang merah, ikan layang, bayam dan ikan nila.
"Komoditas mengalami penurunan harga selama Januari dengan andil deflasi tertinggi antara lain kacang panjang, bensin, daun singkong, kangkung dan telepon seluler," katanya
Pewarta: Yose RizalEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.