Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, akan memperbanyak pembangunan sekolah menengah kejuruan untuk menyiapkan tenaga terampil.
"Masyarakat sekarang menginginkan setelah lulus sekolah bisa langsung kerja terutama mereka yang tidak ingin melanjutkan ke perguruan tinggi," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru Murdianto, Rabu.
Selain itu, kata dia, SMK tersebut akan menyiapkan anak didik agar memiliki kepribadian yang bermoral dan beretika sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan memiliki keahlian yang handal di bidangnya.
Ia mengatakan, tujuan lain menyiapkan anak didik menjadi tenaga kerja yang terampil dan produktif agar bisa mengisi lowongan kerja yang tersedia di daerah ini, serta mampu menciptakan lapangan kerja.
Rencananya SMK yang akan dibangun itu memiliki jurusan teknologi informatika, sipil, farmasi, kesehatan, serta jurusan penting lainnya.
"SMK tersebut akan dibuka sesuai kateristik daerah, misalnya daerah ini memiliki potensi kelautan perikanan, perkebunan, pertanian dan industri," kata dia.
Menurut dia, Kabupaten Kotabaru saat ini telah memiliki enam SMK, nmun akan diperbanyak lagi agar dapat meluluskan tenaga terampil yang banyak terserap di lapangan kerja.
SMK tersebut antara lain SMK Kelautan dan Perikanan di Pulau Laut Kepulauan, dua SMK Pertanian di Sampanahan dan Sungai Durian, SMK Teknik Mesin di Stagen, SMK Perkebunan di Kelumpang Hilir dan SMK 1 Kotabaru.
Menurut Murdiato, SMK perkebunan, kelautan dan pertanian seyogyanya dibangun di Kotabaru karena daerah ini memiliki banyak tenaga terampil dan ahli di bidangnya untuk mendukung terwujudnya lulusan SMK yang profesional.
Berbeda apabila SMK dibangun di daerah, selain kurang peminat, juga sedikit tenaga pengajar yang profesional.
"Seperti kondisi saat ini, SMK yang di luar ibu kota, masih memiliki masalah minimnya tenaga pengajar, hal itu menjadi pelajaran kita semua," katanya.
 Ia menambahkan, hingga saat ini Kabupaten Kotabaru yang terdiri dari 20 kecamatan dan 201 desa dan kelurahan memiliki 254 SD, empat madrasah ibtidaiyah, 56 SMP dan 33 SMA/sekolah sederajat/C/D.
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.