Selama 2012 jumlah pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan sebanyak 1.170 orang turun dibanding 2011 sebanyak 1.536 orang.

Kepala Disnakertransos HST Abu Yazid Bustami di Barabai mengatakan, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah, seiring dengan banyaknya jumlah lulusan SLTA pada tahun ajaran 2012 dan perguruan tinggi.

"Tingkta pendidikan para pencari kerja yang mendaftar cukup berfariasi, mulai dari tingkat SD hingga pasca sarjana," katanya.

Memudahkan para pencari kerja untuk mendaftar, kata dia, kini pendaftaran ke dinas tenaga kerja telah bisa dilakukan secara online mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten dan kota.

Dengan demikian, kata dia, jumlah pencari kerja selalu bisa terpantau dalam setiap harinya.

Membuka peluang kerja yang lebih luas, kata Yazid, saat ini pihaknya sedang melakukan evaluasi pembangunan bidang ketenagakerjaan dan sosial di Kabupaten Hulu Sungai Tengah selama satu semester atau enam bulan.

Selain itu, juga menyusun langkah-langkah dan program strategis atau prioritas untuk pembangunan dan pembenahan jangka panjang.

Meningkatkan kualitas calon pekerja, kata Yazid, Disnakertrans menggelar beragam pelatihan keterampilan kerja yang sesuai atau diminati oleh pasar kerja.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga segera mengoperasikan balai latihan kerja yang pembangunannya hampir selesai.

BLK tersebut, akan berperan besar dalam peningkatan sumber daya manusia pencari kerja terdaftar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan sebelas jenis pelatihan keterampilan yang akan dilaksanakan.

Berbagai pelatihan yang akan dilaksanakan antara lain pelatihan bidang Otomotif, elektronik, jahit dan bordir.

Selain itu juga pelatihan, kewirausahaan, las, tatarias, operator alat berat, pertukangan, bengkel sepeda motor, dan mebeler.

Bupati HST H Harun Nurasid mengatakan, rapat koordinasi pembangunan sebaiknya tidak hanya dilaksanakan setiap enam bulan sekali, sekali tapi lebih ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya.

Rakorbang, kata dia, sangat penting dilaksanakan untuk mengetahui potensi dan kelemahan program untuk dibenahi ke depannya.

"Perlu kepekaan dan langkah cepat dari para kepala SKPD dan instasinya untuk mendukung masyarakat," katanya.

Menurut dia, berbagai program ke masyarakatan seperti gerakan terpadu membantu masyarakat yang tidak mampu di daerah, seperti penyedian rumah layak huni.

Pada acara tersebut, Bupati menyerahkan bantuan alat komunikasi kepada perwakilan dari Tagana HST.

Rakorbang diikuti 128 orang peserta dari unsur TKSK, PKH, Karang Taruna, Tagana, PSM, Pendamping Masalah Sosial dan Ketenagakerjaan turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan HST Kusdianto, para camat dan undangan lainnya.







Pewarta: Fathurahman
: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026