Potensi Pajak Bumi dan Bangunan dari 20 kecamatan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kotabaru, H Gt Syamsul Bahri, Rabu, mengatakan, saat ini Kotabaru telah menyiapkan melengkapi sarana dan prasarananya untuk mendukung pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang akan dimaksimalkan sekitar 2014.
"Tahap awal, APBD 2012 Kotabaru akan menyediakan peralatan komputerisasi dan sarana yang lainnya," ujarnya.
Instansi terkait juga tengah menyiapkan sumber daya manusia untuk dilatih dalam mengelola PBB.
Salah satu tujuannya, agar dalam pelaksanaanya nanti petugas yang menangani lebih profesional, dan bisa langsung mampu menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di lapangan.
Dispenda Kotabaru juga telah mengadakan sosialisasi ke beberapa kecamatan yang ada di Kotabaru, yang salah satunya adalah di Serongga, Kelumpang Hilir.
Pelatihan tersebut juga diikuti calon petugas dari Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, Kelumpang Barat, Sampanahan dan Hampang dengan jumlah peserta 65 orang.
"Setiap kecamatan mengirimkan perwakilan dari desa masing-masing sejumlah enam orang yaitu lima orang Perangkat dan satu Kepala Desa, dengan narasumber yang didatangkan dari KP Pratama Batulicin, Tanah Bumbu," ujarnya.
Dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi Dan Bangunan (SPPT PBB), diharapkan para Camat, Kepala Desa dan perangkatnya dapat membantu agar pelaksanan di lapangan berjalan dengan lancar.
Petugas dan aparat desa yang menyampaikan SPPT PBB kepada masyarakat akan di berikan insentif Rp1.500 per lembar dengan membawa bukti sobekan kertas SPPT PBB tersebut, pungkasnya.
 Syamsul mengaku optimis, target tersebut akan tercapai apabila masyarakat terutama aparat desa, Camat, di wilayah Kotabaru dan instansi terkait dapat mendukung dan ikut membantu dalam pelaksanaan di lapangan.C/D
 Â
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.