Seorang anak buah kapal tugboat Bromo Ady Setyadi (44) Tembok Luwung RT 21, RW 05, Adiwerna, Kabupaten Tegal, ditemukan meninggal dunia di Jalan Madrasah, Desa Sigam, Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kalimantan Selatan, dengan dua luka tusuk.


Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kanit Reserse dan Kriminal Umum (Reskrimum) Ipda Sutrisno, Selasa, mengatakan, Ady ditemukan sudah meninggal dunia dengan bersimbah darah akibat luka tusukan.

Diduga pelaku penusukan yang menyebabkan Anak Buah Kapal (ABK) tugboat Bromo meninggal dunia adalah seorang gadis berinisial SN (21) warga Sigam, Pulau Laut Utara, Kotabaru.

SN kini dirawat di rumah sakit Bhayang Kara Polres Kotabaru karena mengalami stres berat hingga tidak bisa bersuara, dan hanya matanya yang menerawang.

"Pelaku pembunuhan itu kami tangkap sekitar pukul 21.00 wita di kediamannya," ujar Kepala unit (Kanit) Buru sergap (Buser) Brigadir Joko Utomo.

Sebelum diamankan, SN mengancam akan bunuh diri dengan meletakkan sebilah pisau dapur kelehernya.

Ipda Sutrisno menjelaskan, kronologis kejadian itu bermula Minggu (6/5), sekitar pukul 09.00 Wita, Ady turun dari tugboat Bromo yang sandar di dermaga Desa Sarangtiung, Pulau Laut Utara, Kotabaru.

Sebelumnya, Ady telah meminta izin pada kapten tugboat Bromo dengan alasan, hendak bermalam di rumah teman perempuannya, yaitu RM yang sebelumnya sudah saling kontak melalui telepon genggam.

Entah bagaimana, Ady akhirnya berujar kepada RM, kalau SN yang saat itu juga ada di rumah RM, telah mengambil tasnya yang berisi uang sekitar Rp10 juta.

Menanggapi cerita Ady, RM menawarkan bantuan kepada korban untuk mencari SN, namun ditolaknya dengan alasan gampang saja kalau mencari seorang perempuan.

Namun malang, ternyata Ady tidak berhasil menemukan uangnya, malah nyawanya melayang ditangan SN pada keesokan harinya.

Kemungkinan, ujar Ipda Sutrisno, pada saat korban yang menggunakan kendaraan bertemu SN, mereka sempat berboncengan, dan entah faktor apa, SN akhirnya menusuk korban dari belakang.

Korban ditemukan warga sudah terkapar dengan luka parah seperti bekas tusukan di leher dan punggung sebelah kanan.

Dugaan sementara, pelaku pembunuhan ABk Ady tunggal dilakukan SN, namun motif belum bisa dipastikan karena keadaan SN sekarang yang tidak bisa dimintai keterangan, pungkasnya./C/C


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026