Kami berharap potensi yang dimiliki Kalsel di sektor pariwisata, mendapat dukungan dari Kemenpar RI. Karena tanpa sinergis dan dukungan, potensi yang dimiliki akan menjadi tidak ada artinyaBanjarmasin,(Antaranews Kalsel) - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kepariwisataan mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kepariwisataan di Kabupaten Kotabaru.
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di Banjarmasin Rabu mengatakan, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya siap mendukung upaya pengembangan pariwisata Kalsel, antara lain melalui program KEK Kepariwisataan Kotabaru.
Menurut Gubernur, Kotabaru, menjadi salah satu kabupaten yang dipilih untuk pengembangan sektor pariwisata Kalsel, karena potensinya yang cukup besar.
Gubernur mengungkapkan, pihaknya komitmen mengambangkan dan menjadikan sektor pariwisata, sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah dan penggerak perekonomian masyarakat.
"Sektor pariwisata sangat potensial untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan daerah, penggerak perekonomian masyarakat, serta secara tidak langsung dapat meningkatkan indeks kebahagiaan manusia," katanya.
Beberapa potensi wisata Kalsel yang bisa dikembangkan adalah, wisata bahari, pegunungan, wisata alam, wisata budaya, dan wisata rilegi.
"Kami berharap potensi yang dimiliki Kalsel di sektor pariwisata, mendapat dukungan dari Kemenpar RI. Karena tanpa sinergis dan dukungan, potensi yang dimiliki akan menjadi tidak ada artinya," kata Gubernur.
Sebelumnya, Selasa (6/2) Gubernur Kalsel, didampingi Kadis Pariwisata Drs H Heriansyah, Kadis Kehutanan, Dr Hanif Faisol Nuurofiq, Karo Humas dan Protokol Kurnadiansyah SSos dan Staf Khusus Gubernur Rizal Akbar berkunjung ke Kementerian Pariwisata untuk menyampaikan berbagai program unggulan pariwisata daerah.
Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan,mengapresiasi kunjungan Gubernur Kalsel untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan potensi destinasi unggulan di daerah.
"Kami sangat terkesan dengan destinasi wisata yang disampaikan dan program ini akan ditindaklanjuti sesuai program kerja strategis," kata Menpar.
Selain rencana pengembangan KEK Pariwisata Kotabaru, tambah Arief, gubernur juga bisa mengusulkan daerah lain di Kalsel, yang juga dinilai layak dibangunkan KEK. Termasuk usulan agenda kegiatan atau event wisata unggulan.
Dibangunnya KEK di Kalsel, lanjut Arief, akan menjadi peluang besar untuk menarik investor dan membuka lapangan pekerjaan.
Keberadaan KEK nantinya, akan didukung dengan fasilitas dasar yang akan dibangun pemerintah pusat, seperti bandara berkelas internasional, pelabuhan, air, listrik, dan akses internet.
Dicontohkan, pria yang pernah menjabat sebagai Kakanwil Telkom Kotabaru itu, perwujudan KEK yang paling maju adalah Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).Dari KEK ini investasi besar masuk.Contoh lain yang dibangun dan dikembangkan adalah KEK Bangka Belitung.
Selain mendukung pembangunan KEK di Kalsel, Arief juga mengakui salah satu event pariwisata di Kalsel, yaitu Festival Bidaya Pasar Terapung, masuk dalam kalender pariwisata nasional.
Sehingga, dengan diusulkannya Kotabaru sebagai KEK pertama di Kalsel dan masuknya Festival Budaya Pasar Terapung sebagai salah satu even pariwisata nasional, dapat menjadi contoh untuk terus mengembangkan sektor pariwisata di Kalsel.
Gubernur juga mengundang Menteri Pariwisata untuk berhadir pada Kiram Art Festival yang akan dihelat pada September 2018. Sebuah even besar dan pertama dilaksanakan di Kalsel yang akan dihadiri 7 negara.
Pewarta: Latif ThohirEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.