Petani di sana sangat beruntung karena sawah mereka terkena jalur irigasi sekunder sehingga dapat bercocok tanam hingga panen tiga kali dalam setahun,Barabai, (Antaranews Kalsel)- Petani di Desa Pengambau Hulu, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan akhirnya bisa panen padi tiga kali setahun setelah adanya saluran irigasi sekunder.
Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Haruyan Arbainah di Barabai, Jumat menyampaikan lahan pertanian Desa Pengambau Hulu ? termasuk yang terluas di Kecamatan Haruyan.
"Petani di sana sangat beruntung karena sawah mereka terkena jalur irigasi sekunder sehingga dapat bercocok tanam hingga panen tiga kali dalam setahun," katanya.
Dia mengungkapkan hamparan sawah seluas 100 hektare lebih tersebut dikelola empat kelompok tani yaitu Sinar Harapan, Sinar Lok Laga, poktan Bumbubhak dan poktan Hilir Mesjid.
Diterangkannya saat ini para petani telah memasuki musim panen secara bertahap namun tidak serentak semuanya.?
Arbainah memperkirakan panen padi di Desa Pangambau Hulu dan Tabat Padang ini akan selesai semuanya pada Februari nanti.?
Satu petani di Desa Pangambau Hulu, Mahdi mengaku sangat bersyukur karena lahannya bisa panens tiga kali dalam setahun.
"Alhamdulillah padi kami dapat tumbuh subur tidak terkena hama penyakit serta mendapatkan hasil yang melimpah, ? ujar Mahdi yang mengaku memiliki lahan sekitar satu hektare.
Terpisah Kepala Desa Pengambau Hulu Syamsudin menambahkan suksesnya pertanian di desanya tidak lepas dari berfungsinya bendungan Muui yang sekarang juga jadi objek wisata karena di cat warna-warni.?
Sebagai Ketua Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) Berkat Bersama Samsudin mengupayakan agar bendungan Muui berfungsi kembali dengan melakukan koordinasi dari tingkat Pemerintah Daerah sampai Provinsi.
Sebelumnya saluran irigasi ini tidak berfungsi dan 2016 mulai dilakukan perbaikan dengan bantuan dana APBN sebesat Rp18 miliar.
Pewarta: Taupik RakhmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.