Kalau dari awal berdirinya KPID Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga periode keempat menunjukkan peningkatan, maka periode 2017 - 2019 agar lebih baik atau meningkat lagi
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan H Suripno Sumas mengharapkan, kedepan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) provinsinya agar lebih baik lagi.

"Kalau dari awal berdirinya KPID Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga periode keempat menunjukkan peningkatan, maka periode 2017 - 2019 agar lebih baik atau meningkat lagi," ujarnya di Banjarmasin, Jumat.

"Apalagi tantangan KPID ke depan mungkin akan semakin berat, karena itu pula peningkatan kinerja menjadi keniscayaan," lanjut pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Ia mengatakan, tugas KPID tersebut pada dasarnya ada tiga yaitu berkaitan dengan kelembagaan, perizinan dan penyiaran, yang kesemua itu harus mendapatkan perhatian sama.

"Terlebih yang berhubungan dengan penyiaran bisa berdampak ganda, yaitu terhadap lembaga KPID sendiri dan publik atau masyarakat luas," lanjut alumnus Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin bergelar sarjana dan magister hukum tersebut.

Sebagai contoh berkaitan dengan penyiaran, kalau terjadi hal-hal yang tidak berkenan pada masyarakat luas atau menunjukkan lemahnya pengawasan, bisa menghilangkan kepercayaan publik terhadap KPID, tuturnya.

Oleh karena itu mantan Ketua KPID Kalsel periode kedua tersebut mengingatkan, jangan menganggap remeh masalah penyiaran, kendati sekecil apa pun harus mendapatkan perhatian serius dan tindak lanjut penanganan.

Selain itu, yang tidak kalah penting, yaitu agar KPID ke depan harus mampu berinovasi, terlebih kemungkinan pembiayaan/anggaran akan menjadi tanggung jawa pemerintah pusat seiring rencana perubahan Undang-Undang tentang Penyiaran, demikian Suripno Sumas.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kalsel H Hamsyuri SH mengumumkan hasil "Fit and Propertes (uji kepatutan dan kelayakan) calon komisioner pada KPID provinsi tersebut untuk selama tiga tahun mendatang.

Dari 16 peserta uji kepatutan dan kelayakan oleh Komisi I DPRD Kalsel yang juga membidangi media massa itu dua orang tidak lulus, sisanya sebagai terpilih dan pengganti antarwaktu (PAW) masing-masing tujuh orang.

Mereka yang terpilih sebagai komisaris pada KPID Kalsel periode 2017 - 2019 itu kesemuanya wajah baru, sedangkan dua orang petahana hanya berstatus PAW. 

Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026