Kami mendukung program nasional sehingga menyiapkan 8 desa sebagai KPPN yang dikembangkan menjadi pusat pengembangan perekonomian sesuai potensi kawasan,
Martapura,  (Antaranews Kasel) - Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, siap menjadikan delapan desa yang tersebar pada dua kecamatan sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN).

Bupati Banjar Khalilurrahman di Kota Martapura, Rabu mengatakan, pihaknya siap mendukung terwujudnya KPPN yang merupakan program nasional melalui sejumlah kementerian terkait.

"Kami mendukung program nasional sehingga menyiapkan 8 desa sebagai KPPN yang dikembangkan menjadi pusat pengembangan perekonomian sesuai potensi kawasan," ujarnya.

Disebutkan, delapan desa tersebar pada dua kecamatan yakni Desa Sungai Sipai, Tungkaran, Cindai Alus dan Desa Pesayangan Barat yang masuk wilayah Kecamatan Martapura.

Empat desa lainnya yang menjadi bagian dari Kecamatan Martapura Barat yakni Desa Sungai Batang, Sungai Batang Ilir, Sungai Rangas Sabuku dan Desa Penggalaman.

"Desa yang menjadi pusat KPPN sudah ditetapkan melalui SK Bupati dan lokasi desa dipilih karena memiliki kesamaan masalah atau potensi pengembangan yang akan dicapai," ungkapnya.

Menurut bupati didampingi Sekretaris Daerah Nasrun Syah, Kabupaten Banjar telah ditetapkan menjadi salah satu dari 40 desa di Indonesia sebagai KPPN dan merupakan satu-satunya di Kalsel.

Dijelaskan, KPPN merupakan program pengembangan pusat pertumbuhan baru yang bertujuan mengurangi jumlah desa tertinggal dan meningkatkan jumlah desa mandiri sesuai potensi wilayahnya.

"Penetapan Kabupaten Banjar sebagai salah satu kabupaten yang menjadi KPPN karena keberadaan Kawasan Minapolitan "Cindai Alus" dengan komoditas utama ikan Patin, Nila dan Mas," ujarnya.

Ditambahkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Bappelitbang Banjar Hary Supriadi, pihaknya menggabungkan dua potensi minapolitan itu.

"Potensi minapolitan yang digabung yakni pengembangan komoditas ikan Patin dan tanaman padi sehingga potensi keduanya bisa dikembangkan bersama-sama di wilayah itu," ujarnya.

Dikatakan, rencana pengembangan sudah dituangkan dalam Masterplan sehingga seluruh konsep kegiatan akan mengacu pada perencanaan yang sudah matang dan komprehensif itu.

"Kami berharap pengembangan 8 desa sebagai KPPN bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping tercapainya pengurangan desa tertinggal dan peningkatan jumlah desa mandiri," katanya.

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026