Kalangan DPRD Kotabaru Kalimantan Selatan mengharapkan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menyalurkan santunan kepada korban banjir rob di lima Kecamatan beberapa waktu lalu.


     Wakil Ketua DPRD Kotabaru Masdar S Sos Rabu mengatakan, para korban banjir rob sangat mengharapkan santunan tersebut segera mereka terima, pasalnya hanya itu yang mereka tunggu-tunggu untuk dapat meringankannya.

     "Jangan sampai bantuan dari pihak swasta saja yang mereka terima, pemerintah daerah juga segera mungkin menyalurkannya," kata Masdar.

     Apalagi dana tersebut sudah disediakan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan jumlah yang cukup setiap tahunnya yaitu sekitar Rp2 miliar.

     Sehingga diharapkan dana tersebut dapat segera di cairkan oleh pihak BPBD untuk disalurkan kepada para korban banjir rob di lima Kecamatan tersebut.

     Menurut kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dengan memberikan bantuan kepada para korban banjir rob  merupakan bukti kepedulian Pemda kepada masyarakat.

     Anggota Komisi I DPRD H Genta Kusan mengatakan, Pemda Kotabaru  harus jeli melihat kejadian ini, agar tidak terkesan lamban untuk menaggapinya.

     "Masyarakat sebenarnya tidak terlalu banyak meminta kepada Pemda Kotabaru, seperti di Desa Tengah Kecamatan Pulau Sembilan," kata Genta.

     Masyarakat Desa Tengah tersebut hanya meminta sekitar Rp1,5 juta per rumah, walaupun tingkat kerusakan rukah mereka berbeda.

     Sekertaris Daerah (Sekda) Kotabru H Suriansyah juga mengatakan, untuk masalah penyaluran bantuan sebenarnya hanya terkendala tentang kurangnya peninjauan lokasi, terutama untuk pulu terluar yaitu Kecamatan Pulau Sembilan.

     "Untuk cuaca ekstrim seperti ini kami harus berfikir dua kali untuk meninjau lokasi, kata Suriansyah.

     Sekda mengharapkan agar cuaca ekstrim seperti ini cepat selesai, sehingga bantuan segera disalurkan kepada para korban./C/D
     

Pewarta: suli
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026