Wakil Ketua DPRD Kotabaru Masdar S Sos Rabu mengatakan, para korban banjir rob sangat mengharapkan santunan tersebut segera mereka terima, pasalnya hanya itu yang mereka tunggu-tunggu untuk dapat meringankannya.
   "Jangan sampai bantuan dari pihak swasta saja yang mereka terima, pemerintah daerah juga segera mungkin menyalurkannya," kata Masdar.
   Apalagi dana tersebut sudah disediakan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) dengan jumlah yang cukup setiap tahunnya yaitu sekitar Rp2 miliar.
  Â
Sehingga diharapkan dana tersebut dapat segera di cairkan oleh pihak
BPBD untuk disalurkan kepada para korban banjir rob di lima Kecamatan
tersebut.
   Menurut kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDI-P), dengan memberikan bantuan kepada para korban banjir robÂ
merupakan bukti kepedulian Pemda kepada masyarakat.
   Anggota
Komisi I DPRD H Genta Kusan mengatakan, Pemda Kotabaru harus jeli
melihat kejadian ini, agar tidak terkesan lamban untuk menaggapinya.
  Â
"Masyarakat sebenarnya tidak terlalu banyak meminta kepada Pemda
Kotabaru, seperti di Desa Tengah Kecamatan Pulau Sembilan," kata Genta.
   Masyarakat Desa Tengah tersebut hanya meminta sekitar Rp1,5 juta per rumah, walaupun tingkat kerusakan rukah mereka
berbeda.
   "Untuk cuaca ekstrim seperti ini kami harus berfikir dua kali untuk meninjau lokasi, kata Suriansyah.
    Â
Pewarta: suliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.