"Sebagian besar masyarakat di Pulau Kelambuan dan Mata Sirih pada musim barat pergi ke luar daerah untuk menyelamatkan diri dan kemudahan mencari nafkah," kata Konsultan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) yang bertugas di Kecamatan Pulau Sembilan, Riadi di Kotabaru, Kamis.
Daerah yang menjadi tujuan nelayan di Labuan Barat, Pulau Sembilan sekitar 84 mil sebelah selatan Pulau Laut Kotabaru diantaranya Kotabaru, Batulicin dan Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu serta Sulawesi Selatan.
Bahkan beberapa hari belakangan, kata Riadi, mereka mulai berkemas-kemas berangkat ke Kotabaru, Batulicin, Pagatan dan Sulawesi.
Biasanya, lanjut Riadi, para nelayan tersebut akan bertahan hingga empat bulan di lokasi yang baru itu.
Karena laut di daerah tempat tinggalnya kurang bersahabat karena selama musim barat akan terjadi gelombang setinggi 2-3 meter yang dapat membahayakan kapal-kapal dan alat tangkap.
Selama musim barat sering terjadi kecelakaan laut, kapal nelayan dan jaring untuk menangkap ikan rusak dihantam gelombang besar sehingga nelayan rugi puluhan juta rupiah.
"Harga kapal rata-rata Rp15 juta - Rp25 juta perbuah sehingga nelayan merasa sayang jika kapalnya rusak dihantam gelombang," ujar Riadi.
Sementara bagi nelayan yang tidak memiliki biaya dan perbekalan cukup mereka memilih menyelamatkan diri dengan cara bertahan tinggal di Pulau Kalambuan dan Mata Sirih.
Akan tetapi sebagian kecil warga Sawala di Pulau Mata Sirih pergi ke Desa Teluk Sungai sekitar sembilan kilometer dari Sawala.
Perairan di Teluk Sungai menurut nelayan lebih bersahabat, gelombang laut lebih teduh dan tidak membahayakan bagi nelayan tradisional.
Riadi menambahkan, nelayan berharap pemerintah daerah dapat mencarikan jalan keluar agar hidup tidak selalu berpindah-pindah tempat.
"Mereka mengharapkan adanya percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan, gedung sekolah dan pelatihan keterampilan dan bantuan permodalan," terangnya.
Sementara itu, Kecamatan Pulau Sembilan sekitar 84 mil sebelah selatan Ibu Kota Kabupaten Kotabaru memiliki lima desa yang menempati dua pulau dari sepuluh pulau yang ada di kecamatan tersebut.
Tiga desa di Pulau Marabatuan yakni Desa Tanjung Nyiur, Desa Tengah dan Maradapan sedangkan Pulau Mata Sirih dihuni masyarakat dua desa yakni Desa Labuan Barat dan Teluk Sirih.
Berdasarkan data 2008, penduduk Kecamatan Pulau Sembilan berjumlah sekitar 7.300 jiwa tersebar di Desa Tanjung Nyiur 1.700 jiwa, Desa Tengah 1.700 jiwa dan Maradapan 1.500 jiwa, Labuan Barat 900 jiwa dan Teluk Sirih 1.500 jiwa.
: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.