Sebanyak 2.498 siswa Sekolah Menengah Atas dan sederajat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengikuti ujicoba Ujian Nasional sejak Senin hingga Rabu (8/2).
"Ribuan siswa yang mengikuti ujian itu terdiri dari 1.326 siswa SMA/MA dan 1.171 siswa SMK," ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Edy Yuana Pribadi, Senin.
Ia mengatakan, ribuan siswa yang mengikuti ujicoba Ujian Nasional (UN) itu berasal dari sembilan SMA Negeri dan swasta, delapan Madrasah Aliyah dan sebelas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Menurut dia, seluruh peserta Ujian Nasional mengikuti ujian mata pelajaran sesuai jurusan seperti siswa SMA/MA dan SMK pada hari pertama menjawab soal-soal ujian Bahasa Indonesia.
Hari kedua, seluruh siswa SMA/MA mengikuti ujian mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris, sedangkan siswa SMK hanya mengikuti ujian mata pelajaran Matematika.
Hari terakhir ujian, siswa SMA/MA mengikuti ujian mata pelajaran Fisika dan Kimia bagi siswa jurusan IPA, Sosiologi (jurusan IPS), Antropologi (jurusan Bahasa) dan Fikih bagi siswa MA.
"Seluruh soal-soal yang diujikan berasal dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel dan penilaian hasilnya juga merupakan kewenangan mereka menilainya," ujar dia.
Dikatakan, ujicoba UN yang soal-soalnya berasal dari Dinas Pendidikan Kalsel itu merupakan ujicoba tahap pertama dan disusul ujicoba tahap kedua yang dijadwalkan tanggal 27-29 Februari 2012.
"Soal-soal ujian pada ujicoba UN tahap kedua disusun bersama guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kota Banjarbaru," ujarnya.
Ditambahkan, ujicoba UN yang dilaksanakan sebanyak dua kali itu sebagai langkah mempersiapkan seluruh siswa SMA dan sederajat menghadapi UN yang dijadwalkan pertengahan April 2012.
"Harapan kami, seluruh siswa SMA dan sederajat calon peserta UN memiliki bekal dalam menghadapi ujian sesungguhnya yang menentukan kelulusan mereka di sekolah, demikian Edy./zal/D
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.