Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan  melakukan langkah persiapan pengadaan stok pangan kabupaten.


Kepala Kantor Ketahanan Pangan setempat, Zainal Abidin, Senin mengatakan, untuk mendukung pengadaan tersebut telah dilakukan pendataan terhadap ketersediaan dan fasilitas penyimpanan gabah milik masyarakat.

"Pengadaaan stok pangan kabupaten penting untuk menajaga stabilitas pangan daerah, tapi tidak bisa dilakukan dengan serta merta," ujarnya.

Hal tersebut berkaitan dengan anggaran dana yang dimiliki oleh pemerintah daerah setempat dalam hal pengadaan stok pangan kabupaten.

Selain itu, ujarnya, hingga saat ini stok pangan masyarakat setempat dalam keadaan stabil sehingga pengadaan stok pangan kabupaten bukan hal yang mendesak.

"Berdasarkan pendataan yang telah dilakukan, di HST terdapat 19.061 tempat penyimpanan persediaan gabah milik masyarakat dengan daya tampung antara 1,5 ton hingga 5 ton gabah kering," katanya.

Tempat penyimpanan persediaan gabah itu terdiri dari 18.421 buah yang dibangun masyarakat di rumah tinggal dan 640 buah merupakan lumbung milik adat di kawasan hunian masyarakat adat Dayak Meratus.

Ia menambahkan, selain pendataan stok pangan masyarakat, saat ini pihaknya masih menunggu hasil produksi padi dari Dinas Pertanian setempat.

"Data produksi padi itu nantinya akan kita konversikan dengan data kebutuhan pangan masyarakat dari Badan Pusat Statistik, sehingga dapat diketahui apakah stok pangan yang ada mencukupi atau tidak," tambahnya.

Selain tempat penyimpanan gabah milik masyarakat, HST tercatat juga memiliki tujuh Lumbung Pangan dengan daya tampung 20 ton hingga 30 ton gabah kering.

Pengadaan stok pangan kabupaten sendiri direncanakan akan direalisasikan pada 2013 mendatang setelah semua persiapan pada 2012 ini terlaksana dengan baik./nadi/




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026