Tanjung (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan melakukan percepatan transformasi digital  guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kepala Kadiskominfo Kabupaten Tabalong Edi Suriyani mengatakan lima inovasi kini telah dikembangkan untuk menjawab tantangan pelayanan publik, pemerataan akses informasi, pengelolaan data, hingga komunikasi pembangunan daerah. 

"Inovasi yang dikembangkan yakni  WAVER TTE, SmartDesa, 1 Desa 1 WiFi, BATIK, dan META PERS wujud komitmen   mendukung transformasi pemerintahan digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelas Edi, Sabtu 

Inovasi  WAVER TTE (WhatsApp Verificator Tanda Tangan Elektronik) yang dikembangkan  berfungsi  mempercepat proses administrasi pemerintahan melalui pemanfaatan tanda tangan elektronik tersertifikasi sehingga dokumen kedinasan dapat disahkan secara cepat, aman, dan sah tanpa terkendala jarak maupun waktu. 

Baca juga: Pemkab Tabalong revitalisasi Pasar Jangkung

Di bidang Aplikasi Informatika, Diskominfo menghadirkan dua inovasi yang saling melengkapi, yaitu SmartDesa dan 1 Desa 1 WiFi, sebagai fondasi percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa. 

"SmartDesa merupakan ekosistem Pemdes berbasis digital yang mengintegrasikan pelayanan administrasi, pengelolaan data desa, transparansi informasi, digitalisasi UMKM, serta penguatan literasi digital dalam satu platform terpadu," tambah Edi. 

Melalui inovasi ini, pelayanan publik desa menjadi lebih cepat, mudah, transparan, dan berbasis data sehingga mampu meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan desa sekaligus mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). 

Baca juga: Puluhan guru SD di Tabalong antusias ikuti program Robotika

SmartDesa juga mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi digital desa melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk promosi produk lokal, pengembangan UMKM, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Sebagai pendukung utama implementasi SmartDesa, Diskominfo juga mengembangkan inovasi 1 Desa 1 WiFi sebagai langkah pemerataan akses internet di seluruh desa. 

Program ini menyediakan sedikitnya satu titik WiFi publik pada setiap desa untuk mendukung pelayanan pemerintahan desa, kegiatan belajar masyarakat, pengembangan UMKM, serta memperluas akses terhadap informasi dan layanan digital. 

Melalui kolaborasi  pemerintah daerah, pemerintah desa, dan penyedia layanan internet, inovasi ini memperkuat konektivitas digital desa sekaligus menjadi fondasi pengembangan ekosistem Tabalong SMaRT.

Sehingga manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa.



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026