Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menargetkan hingga 2014 dapat meningkatkan produksi padi  123.695 ton, ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Perikanan dan Peternakan setempat, Ruskariadi.
Dia mengatakan di Paringin, ibu kota Balangan, Jumat, target tersebut sesuai yang diberikan pemerintah dimana diharapkan secara keseluruhan Indonesia dapat meningkatkan produksi padi sebanyak 40 juta ton pada 2014.
"Berdasarkan target global itulah, dari Kementerian Pertanian memberikan target kepada Balangan agar dapat meningkatkan produksi padi sebanyak 123.695 ton hingga 2014 mendatang," ujarnya.
Pemberian target tersebut dimaksudkan pemerintah untuk menunjang pencapaian swasembada pangan nasional.
Atas target tersebut, pemerintah daerah setempat di awal 2012 ini mulai melakukan langkah-langkah yang dapat menunjang peningkatan produksi padi.
Telah dilakukan kegiatan pendampingan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) pada lahan pertanian seluas 10 hektar," ujarnya.
Pendampingan tersebut melibatkan 540 Kelompok Tani yang terdiri dari 13.500 petani untuk diberikan pembinaan dan transformasi teknologi pertanian serta penerapannya.
Ia menambahkan, pada musim tanam awal tahun ini telah disalurkan bantuan benih padi unggul varietas Mikongga sebanyak 337.500 ton untuk areal persawahan seluas 13.500 hektare.
"Selain itu, telah pula disalurkan bantuan 1.350 ton pupuk kepada petani yang penggunaannya sanggup meliputi areal persawahan seluas 13.500 hektare," tambahnya.
Hal lain yang juga sangat penting dan telah diprogramkan oleh pemerintah daerah setempat adalah perbaikan jaringan irigasi serta pembukaan lahan tidur.
Untuk itu, telah dilakukan langkah awal dengan membuka rintisan pemberdayaan penangkaran padi benih unggul bermutu seluas 60 hektare di Desa Bungur, Kecamatan Batu Mandi.
Agar dapat berhasil secara maksimal, penangkaran padi benih unggul bermutu tersebut pelaksanaannya dibarengi dengan pelaksanaan SLPHT selama satu siklus musim tanam.
"Kita juga melakukan pencanangan gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Terpadu pada awal musim tanam kali ini," katanya.
Melalui langkah dan program tersebut, diyakini hingga 2014 mendatang Balangan akan dapat mencapai peningkatan produksi padi seperti yang telah ditargetkan guna mendukung pencapaian swasembada pangan nasional./nadi/D
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.