Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz Haji Muhammad Ghazali Mukeri dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkapkan keutamaan, 9 Zulhijah atau Hari Arafah.
"Keutamaan Hari Arafah bagi kaum Muslim yang berpuasa pada hari tersebut mendapatkan keampunan dosa selama satu tahun lalu dan satu tahun ke depan," ujar Ustadz Ghazali di hadapan jamaah Masjid Assa'adah itu sesudah shalat Subuh, Ahad.
Selain itu, Allah SWT membebaskan hamba-Nya dari neraka lebih banyak daripada hari lainnya, lanjut Ustadz Ghazali dengan mengutip Hadits Rasulullah Muhammad SAW riwayat Muslim.
"Mungkin ada yang bertanya.Ko Allah mengampuni hamba Nya satu ke depan. Sedangkan tahunnya belum dijalani atau belum melakukan sesuatu," ujar alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir tersebut.
Ia menjelaskan, bahwa Allah Maha Tahu. "Dan bukan berarti bisa berbuat semau hati, tanpa kendali," lanjut pengasuh salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalsel itu.
Baca juga: Ustadz Ghazali ungkap shalat sunat disunatkan atau mu'akat
Karenanya pula, Ustadz Ghazali mengingatkan atau mengajak kaum Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji agar berpuasa pada Hari Arafah jika berkemampuan seperti kesehatan cukup memungkinkan.
"Pasalnya pada Hari Arafah pahalanya akan dilipat gandakan. Oleh sebab itu, rugi bagi yang berkemampuan tidak melaksanakan puasa," kata mantan Anggota DPRD Kota Banjarmasin tersebut.
Ustadz HM Ghzali Mukeri sengaja mengungkap keutamaan Hari Arafah guna memotifasi kaum Muslim, karena bertepatan bulan Zulhijah 1447 Hijriah.
Sementara Pengurus Masjid Assa'adah atau Panitia Pelaksana Ibadah Kurban masjid tersebut, pada Idul Adha 1447 H kembali melakukan penyembelihan 17 ekor sapi di hari "H" tersebut.
Baca juga: Ustadz Ghazali ungkap dengki bisa hapuskan amal kebaikan
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026