Moskow (ANTARA) - Kementerian Pertahanan Belanda pada Kamis mengonfirmasi rencana pembelian rudal jarak jauh untuk jet tempur Lockheed Martin F-35 Lightning II serta memperbanyak stok senjata berpemandu presisi.
"Terdapat kebutuhan untuk mengisi kembali stok amunisi strategis berteknologi tinggi, termasuk rudal pertahanan udara, amunisi berpemandu presisi untuk F-35, roket presisi berpanduan GPS untuk sistem artileri roket, serta amunisi untuk helikopter serang Apache," demikian dinyatakan kementerian tersebut dalam tinjauan proyek pertahanan untuk tahun 2026.
Dokumen tersebut menyebutkan bahwa proses pembelian itu dilakukan melalui mekanisme Penjualan Militer Asing (Foreign Military Sales/FMS) yang didukung oleh Amerika Serikat.
"Guna mempercepat pengadaan, kementerian pertahanan tidak hanya menggunakan kontrak kerangkanya sendiri, tetapi juga memanfaatkan kontrak yang disediakan bagi negara-negara anggota oleh Badan Dukungan dan Pengadaan NATO (NSPA). Selain itu, amunisi strategis juga dibeli melalui sistem FMS yang didukung AS," tambah dokumen tersebut.
Meskipun laporan itu tidak merinci jenis senjata yang dimaksud, sejumlah media pertahanan mengaitkan proyek ini dengan rudal jelajah AGM-158B JASSM-ER buatan AS yang ditujukan untuk armada pesawat F-35 milik Belanda.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Belanda akan beli rudal jarak jauh untuk jet tempur F-35 dari AS
Pewarta: Aditya Eko Sigit WicaksonoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026